Akademik

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

Alamat : Jln. Walisongo no 3-5. Telp: 024 7604554. Fax: 024 7601293. Kota: Semarang. Kode pos: 50185.


Visi, Misi dan Tujuan


Visi


Universitas Islam Riset Terdepan Berbasis pada Kesatuan Ilmu Pengetahuan untuk Kemanusiaan dan Peradaban pada Tahun 2038


Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran IPTEKS berbasis kesatuan ilmu pengetahuan untuk menghasilkan lulusan professional dan berakhlak al-karimah;
  2. Meningkatkan kualitas penelitian untuk kepentingan Islam, ilmu dan masyarakat;
  3. Menyelenggarakan pengabdian yang bermanfaat untuk pengembangan masyarakat;
  4. Menggali, mengembangkan dan menerapkan nilai-nilai kearifan lokal;
  5. Mengembangkan kerjasama dengan berbagai lembaga dalam skala regional, nasional, dan internasional;
  6. Mewujudkan tata pengelolaan kelembagaan professional berstandar internasional.


Tujuan

  1. Melahirkan lulusan yang memiliki kapasitas akademik dan profesional dengan keluhuran budi yang mampu menerapkan dan mengembangkan kesatuan ilmu pengetahuan;
  2. Mengembangkan riset dan pengabdian kepada masyarakat yang kontributif bagi peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dalam beragama, berbangsa dan bernegara.

Logo

MAKNA LOGO

Bentuk logo UIN Walisongo adalah lentera, melambangkan ilmu pengetehuan yang menyinari kehidupan. Fungsi utama lentera tampak pada peran UIN Walisongo dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi : pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Logo terdiri atas beberapa unsur yang masing-masing mengandung arti sebagai berikut:

  1. Gunungan adalah wayang yang bentuknya meruncing ke atas, seperti bentuk puncak gunung. Gunungan diciptakan pada tahun 1521 Masehi (1443 Saka) oleh Sunan Kalijaga, seorang wali dari jajaran Walisongo, Gunungan adalah simbol yang  mengandung beberapa arti. Pertama, simbol Walisongo yang menegaskan misi UIN Walisongo dalam menggali, mengembangkan dan menerapkan kearifan lokal. Kedua, simbol mustika masjid. Ketiga, gambar gunungan terbalik menyerupai jantung manusia, yang mengandung makna tersirat bahwa setiap orang dengan hatinya harus selalu ingat untuk beribadah kepada Allah. Keempat, simbol kesatuan antara unsur ketuhanan, kernanusiaan dan semesta. Allah sebagai poros pengetahuan (Theocentric) bersinergi dengan manusia sebagai poros pengetahuan (Anthropocentric). Tujuan utama sinergi tersebut adalah untuk mengangkat kembali martabat manusia sebagai duta rahmat bagi semesta. Dengan konsep tni, manusia hendaknya memusatkan dirt kepada Allah untuk kemaslahatan manusia;
  2. Lima sisi gunungan melambangkan lima sila Pancasila;
  3. Empat simpul geometri. Geometri ini terinspirasi dari ornamen dinding Masjid mantingan. Masjid ini tertetak di desa Mantingan, Jepara, JawaTengah, didirikan pada masa Kesultanan Demak. tahun 1559 Masehi (1481 Saka). Pembangunan masjid ini adalah inisiasi putra Syekh Muhayat Syah, seorang Sultan Aceh, yang bernama Raden Toyib. la pergi ke Jepara dan menikah dengan Ratu Kalinyamat yang notabene putri Sultan Trenggono, Sultan Kerajaan Demak. Raden Toyib mendapat gelar Sultan Hadlirin dan sekaligus dinobatkan sebagai Adipati Jepara sampai wafat. Geomerti ini sangat khas, mewakili islamic art nusantara klasik, la memiliki empat ruas yang sating bersinggungan dan berpadu, Empat ruas tersebut mewakili empat aspek utama pengembangan UIN Walisongo: theo-anthroposentris; humanisasi ilmu-ilmu keislaman; spiritualisasi ilmu-ilmu modern; dan revitalisasi local wisdom;
  4. Lima ruang kuning melambangkan Lima rukun lslarn;
  5. Bintang sembilan merupakan simbol jumlah Sembilan komite wali pembaharu di Jawa. Mereka berijtihad dengan penuh kearifan dalam beberapa bidang, seperti keagamaan, kebudayaan dan kesenian, kesehatan, pertanian, dan sosial kemasyarakatan;
  6. Titik putih di tengah mengisyaratkan poros Ketuhanan Yang Maha Esa;
  7. Kitab atau buku terbuka melambangkan dasar keilmuan. Hal ini menjelaskan bahwa UIN Walisongo memiliki komitmen mewujudkan perguruan tinggi Islam riset yang konsisten meningkatkan kualitas penelitian untuk kepentingan Islam, ilmu dan masyarakat. Buku terbuka membentuk tulisan UIN sebagai identitas Unversttas Islam Negeri yang menggambakan semangat menyala untuk mengkaji, meneliti dan mengabdi kepada masyarakat;
  8. Tulisan Walisongo sebagai nama universitas.


Hymne Dan Mars



Rektor Prof. Dr. H. Muhibbin, M.Ag
Wakil Rektor I Dr. H. Musahadi, M.Ag
Wakil Rektor II Dr. H. Imam Taufiq, M.Ag.
Wakil Rektor III Prof. Dr. H. Suparman, M.Ag.
Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, & Keuangan Priyono, M.Pd.
Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, & Kerjasama Drs. H. Adnan, M.Ag.

Mutiara Hikmah

Mutiara Al-Ghazali

Hiduplah sebagaimana yang kau sukai  tetapi ingat bahwasanya engkau akan mati, cintailah pada sesiapa yang engkau kasihi tetapi jangan lupa bahwasanya engkau akan berpisah dengannya dan buatlah apa yang engkau kehendaki tetapi ketahuilah bahwasanya engkau akan menerima balasan yang setimpal dengannya

Lihat Berdasarkan Kategori

    Sistem Informasi Akademik (SIA) Tracer Study PBB LPPM Perencanaan IAIN Walisongo Unit Lelang & Pengadaan IsDB Walisongo Pascasarjana IAIN Walisongo Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Digilib IAIN Walisongo Katalog Perpustakaan IAIN Walisongo Electronic Journal