Berita

Dies Natalis Dihadiri Menaker Hanif Dhakiri

Penulis : TIM HUMAS, 07 April 2017, 01:08:30

SEMARANG – Puncak Dies Natalis Ke-47 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang, digelar Kamis (6/4) hari ini dalam Sidang Senat Terbuka di Aula II Kampus 3 Jalan Prof  Dr Hamka, Ngaliyan, Semarang.

Perayaan tersebut menghadirkan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, M. Hanif Dhakiri SAg MSi, yang sekaligus akan mengisi orasi ilmiah tentang Perguruan Tinggi Islam, Tenaga Kerja Indonesia dan Martabat Bangsa. Selain itu, ada orasi ilmiah dari Pembantu Dekan II Fakultas Psikologi dan Kesehatan UIN Walisongo, Dr Hj Lift Anis Ma’shumah MAg dengan tema Membangun Pendidikan Islam Harmonis.

Perayaan tersebut mengundang Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi serta muspida tingkat Kota Semarang dan Provinsi Jateng para pendiri serta tamu undangan lainnya.

Rektor UIN Walisongo, Prof Dr H Muhibbin MAg  menyampaikan bahwa ulang tahun kali ini, masih dalam empat tahun pertama sejak diresmikan sebagai universitas. UIN Walisongo Semarang masih melakukan penguatan lembaga serta fasilitas fisik.

Selain itu, memperkuat jalinan kerja sama dengan perguruan tinggi asing. ”Kami akan memacu mewujudkan UIN Walisongo menjadi Universitas Islam Riset Terdepan Berbasis pada Kesatuan Ilmu Pengetahuan untuk Kemanusiaan dan Peradaban pada tahun 2038,” tandasnya.

Menaker Hanif Dhakiri mengucapkan selamat dan sukses kepada pak rektor dan jajaran. Semoga uin walisongo maju makin berkembang ditengah persaingan, dan tentunya berguna bagi bangsa dan negara.

“Saya ini kebetulan alumni UIN Walisongo, saya ini produk UIN Walisongo bisa jadi menteri. 24 tahun yang lalu saya diwisuda di gedung aula UIN ini. Saya bisa berdiri disini dan bisa jadi menteri juga karena jasa para pendahulu termasuk para pendiri,” katanya.

Kalo tidak ada UIN atau IAIN, santri  yang meneruskan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tentu tidak akan bisa meningkat secara vertikal. Bangga dengan UIN Walisongo yang semakin berkembang dan maju.

Ditengah perkembangan UIN Walisongo, tentu ada tantangan yang kita hadapi bersama-sama, relevansi perguruan tinggi islam dan kebutuhan pekerjaan belum bisa disamakan. Lulusa jurusan PAI 35000 lulusan per tahun sementara pasar kerjanya 3500, untungnya banyak alumni yang masih bisa tahlil. Tuntutan pasar kerja harus kita diperhatikan.

“Orientasi dasar pendidikan agama, tapi pasar kerja sangat dinamis. Ada banyak pekerjaan yang hilang dan banyak pekerjaan baru yang muncul. Hal ini yang harus kita pikirkan bersama,” tambahnya

KOMENTAR
Nama
Website
Email
Komentar
 
Berita Lainnya

Mutiara Hikmah

Q.S. Yusuf (87)

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur (terhadap karunia Allah).”


Lihat Berdasarkan Kategori

    Sistem Informasi Akademik (SIA) Sistem Informasi Remunerasi (SIREMUN) Tracer Study PBB LPPM Perencanaan IAIN Walisongo Unit Lelang & Pengadaan IsDB Walisongo Pascasarjana IAIN Walisongo Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Digilib IAIN Walisongo Katalog Perpustakaan IAIN Walisongo Electronic Journal