Berita

Kalam Walisongo Gelar Reuni Akbar

Penulis : TIM HUMAS, 16 Mei 2017, 07:59:58

SEMARANG – Keluarga Alumni UIN Walisongo (Kalam Walisongo) menggelar Reuni Akbar yang diikuti oleh 1.300 alumni yang kini tersebar di seluruh Nusantara, Minggu (14/5) di kampus III Ngaliyan Semarang.

Lukman Hakim Ketua Umum Kalam Walisongo mengatakan, pagelaran Reuni Akbar ini sangat strategis untuk membahas agenda-agenda kebangsaan, menguatkan komitmen berbangsa dan bernegara serta ikut menjaga harmoni ditengah keragaman bangsa.

Maraknya paham intoleransi dan radikalisme yang akhir-akhir ini muncul lanjut Lukman menguji kita semua. “Indonesia sebagai bangsa besar yang dibangun dengan pondasi bhineka tungal ika tidak boleh tercerai berai. Antar warga bangsa harus saling mendukung, menghargai dan saling berkontribusi” katanya.

Alumni Fakultas Dakwah UIN Walisongo ini berharap agar tradisi dialog yang telah diwariskan oleh the founding father bangsa ini diaktualkan kembali. “Pendiri bangsa dengan berbagai latar belakang agama, etnik, suku dan golongan telah menyepakati bahwa Pancasila dan NKRI sebagai sesuatu yang final dan mereka selesaikan dengan dialog kebangsaan” tegas Lukman.

Muhibbin, Rektor UIN Walisongo menegaskan, civitas akademika dan alumni UIN Walisongo yang tersebar dari Sabang-Merauke harus menyadari bahwa kita telah lahir, dididik dan di tempa dengan baik melalui Rahim Kebangsaan Indonesia. “Para Walisongo penyebar Islam di nusantara telah menjadi contoh terbaik menyebarkan Islam dengan cara-cara damai sehingga cock dengan sosio-kultur bangsa,” kata Muhibbin.

Karenanya Muhibbin berharap para alumni dan juga civitas akademika UIN Walisongo harus berada di garda terdepan mendesiminasikan model dakwah Walisongo yang terbuka, toleran dan damai. “Islam Indonesia adalah perpaduan dan dialog antara ajaran Islam di satu sisi dengan budaya local di sisi yang lain, karenanya menjadi lentur dan harmonis” tegas Muhibbin.

Reuni Akbar Kalam Walisongo akan membahas agenda penting agar Kalam Walisongo lebih eksis memperkuat semangat kebangsaan, memperkuat pembumian Islam yang rahmatan lil alamin dan menghargai nilai-nilai local sebagai khazanah bangsa.

Komitmen kebangsaan Alumni UIN Walisongo akan diwujudkan melalui Deklarasi Kebangsaan Anti radikalime yang akan dibacakan secara bersama-sama dalam pagelaran Reuni Akbar Minggu (14/5) di Auditorium Kampus III Ngaliyan. Selain itu akan dilaksanakan program “Launching Indonesia Mengaji Kalam walisongo” dalam rangka memperkuat ajaran Islam yang toleran dan damai di nusantara, disamping memerangi buta huruf Al-Quran.

Selain kegiatan Reuni Akbar yang diselengarakan hari ini, telah dilaksanakan Dialog Kebangsaan Memperteguh Semangat Berbangsa dan Bernegara Kaum Santri bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, KH. Masdar F. Mas’udi PBNU dan Abu Hapsin, Intelektual UIN Walisongo. Pada tanggal 20 Mei 2017 akan digelar Forum Dialog Publik dan Pagelaran Seni Tradisonal Wayang Kulit bersama Ki Dalang Warseno Slank.


KOMENTAR
Nama
Website
Email
Komentar
 
Berita Lainnya

Mutiara Hikmah

Q.S. Yusuf (87)

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur (terhadap karunia Allah).”


Lihat Berdasarkan Kategori

    Sistem Informasi Akademik (SIA) Sistem Informasi Remunerasi (SIREMUN) Tracer Study PBB LPPM Perencanaan IAIN Walisongo Unit Lelang & Pengadaan IsDB Walisongo Pascasarjana IAIN Walisongo Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Digilib IAIN Walisongo Katalog Perpustakaan IAIN Walisongo Electronic Journal