Berita

Mahasiswa UIN Walisongo Juara II Debat antar mahasiswa se-Indonesia 2017

Penulis : TIM HUMAS, 02 Oktober 2017, 16:54:30

Semarang - Tim mahasiswa Universitas Islam Negeri Walisongo meraih juara II lomba debat antarmahasiswa se-Indonesia 2017. Lomba yang digelar di IPB Convention Center Bogor, Kamis (28/9) tersebut diadakan dalam rangka Hari Hak untuk Tahu Sedunia yang jatuh pada tanggal yang sama.

Tiga mahasiswa UIN Walisongo tersebut yaitu Maulana Hasanuddin (Semester 5/Ilmu Hukum), Anisa Nindia Hayati, (Semester 5/Ilmu Hukum), Akhmad Arif Khoerudin (Semester 5/Ilmu Hukum) dan pembimbing Brilyian Erna Wati, SH. M.Hum.

Tim UIN Walisongo melaju di final kalah selisih poin 0.06 dengan UGM Jogjakarta. Sebelumnya mereka harus bersaing melawan 15 tim dari perguruan tinggi se-Indonesia.

Pada babak semi final UIN Walisongo melawan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sementara UGM berhadapan dengan Universitas Indonesia.

"Dalam babak grand final, tim UIN Walisongo membawakan mosi kontroversi siaran langsung di persidangan. Ada 12 tema perdebatan diantaranya mosi RU rahasia Negara, siaran langsung dalam persidangan, terkait keterbukaan informasi public, dll,” ujar Maulana.

Ia menambahkan bahwa tim UIN gak nyangka kalo lolos final, hal ini karena persiapan yang dilakukan mendadak, pembahasan mosi hanya persiapan satu hari. “Saya berharap tahun berikutnya persiapannya harus jauh-jauh hari sebelumnya,” mahasiswa semester 5 tersebut.

Rektor UIN Walisongo Prof Dr Muhibbin Mag mengatakan, bahwa prestasi ini sudah membanggakan, dan berharap tahun berikutnya bias juara satu. “Kita perlu belajar lebih banyak lagi, bekerja keras agar bias meraih juara di level nasional maupun internasional,” ujarnya.

Rektor akan memberikan apresiasi berupa pembinaan intensif kepada tim yang juara. “Kami berharap ada pengkaderan di kalangan kampus agar tim debat ini punya generasi, Saya berharap kampus UIN selalu mencetak kader-kader juara,” katanya.

Keterbukaan informasi publik memang menjadi tema dari mosi debat yang diangkat dalam kompetisi ini. Karena itu kompetisi ini, turut menjadi indikator seberapa jauh pemahaman mahasiswa mengenai isu tersebut, termasuk mengenai peraturan perundang-undangan serta praktiknya di tingkat perguruan tinggi.

KOMENTAR
Nama
Website
Email
Komentar
 
Berita Lainnya

Mutiara Hikmah

Q.S. Yusuf (87)

“Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur (terhadap karunia Allah).”


Lihat Berdasarkan Kategori

    Sistem Informasi Akademik (SIA) Sistem Informasi Remunerasi (SIREMUN) Tracer Study PBB LPPM Perencanaan IAIN Walisongo Unit Lelang & Pengadaan IsDB Walisongo Pascasarjana IAIN Walisongo Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Digilib IAIN Walisongo Katalog Perpustakaan IAIN Walisongo Electronic Journal