25 ANAK IKUTI KHITAN MASSAL KLINIK PRATAMA UIN WALISONGO

Semarang- Klinik Pratama UIN Walisongo menyelenggarakan kegiatan khitanan massal, Selasa (10/7). Sebanyak 25 anak mendaftarkan diri di kegiatan tersebut.

“Memang untuk warga sekitar UIN Walisongo, khususnya Kecamatan Ngaliyan tapi tidak menutup kemungkinan untuk warga dari jauh mau mendaftar silakan, dan kegiatan ini tidak hanya untuk orang muslim saja tapi terbuka juga untuk non muslim yang minat untuk berkhitan, Ini gratis,” kata dr. Sri Hartiningsih selaku ketua Panitia.

Priyono, M.Pd mengatakan, kegiatan ini juga sebagai salah satu cara UIN Walisongo untuk memberi kontribusi dan pengabdiannya kepada masyarakat. Alhamdulilah hari ini ada 25 anak yang ikut berkhitan dan diantaranya ada anak non muslim juga, saya sangat senang di samping memfasilitasi masyarakat dalam memenuhi syariat Islam, juga untuk menjaga kesehatan masyarakat di masa depan.

“Sunat sendiri ini kan di samping memenuhi syariat agama Islam juga untuk kesehatan,” tambah Priyono.

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan Klinik Pratama Walisongo. Priyono berharap, tahun depan, diharapkan bisa menjangkau lebih banyak anak-anak lagi.

Khitanan massal ini bekerja sama dengan operator khitan dr. Ari Udijono, M.Kes dan dr. Budi Supriyanto. Metode yang digunakan adalah dengan laser sehingga perawatannya lebih praktis.

“Memang metode yang digunakan ini sangat praktis dan aman. Setelah disunat anak bisa bebas beraktivitas seperti biasanya tentunya dalam pengawasan orang tua. Artinya perawatannya lebih mudah,” kata Operator Khitan, dr. Ari Udijono, M.Kes.

Masyarakat sangat mengapresiasi kegiatan ini. Warga Ngaliyan, Agus Setiyono yang putranya ikut salah satu dari 25 anak yang di khitan mengatakan rasa terima kasihnya pada UIN Walisongo.

“Yang jelas sangat bersyukur terimaksih sekali karena perhatian dari Klinik Pratama UIN Walisongo ini luar biasa. Dari tahun ke tahun walaupun kegiatan khitan Massal ini tidak berisik tidak banyak diekspos di media masa tetapi kita rasakan,” kata Agus.

Peserta khitanan massal diutamakan untuk anak berusia 5 hingga 12 tahun. Pada acara tersebut, peserta juga didampingi keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X