PERINGATI DIES NATALIS KE-49 UIN WALISONGO SEMARANG & JAMAAH AL-KHIDMAH JATENG ADAKAN DZIKIR BERSAMA DAN MAULIDUL ROSUL

SEMARANG – UIN Walisongo Semarang adakan kegiatan dzikir bersama dengan jamaah al-khidmah Jawa Tengah, kegiatan yang berlangsung di Aula II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang ini dihadiri lebih dari 5.000 jamaah, Sabtu (30/3).

Setelah penanda tanganan MoU dengan Jamaah al-Khidmah Jawa Tengah pada tahun 2016, kegiatan dzikir bersama ini terencana setiap tahunnya dalam agenda Dies Natalis UIN Walisongo Semarang.

“Universitas Islam Negeri Walisongo berkomitmen akan menciptakan kampus yang menjaga nilai-nilai keislaman.” Tegas Prof Muhibbin

Selanjutnya Prof Muhibbin menyampaikan kegiatan dzikir bersama ini bertujuan agar civitas akademika UIN Walisongo memiliki kekuatan fikir dan kekuatan dzikir yang baik.

“Perkembangan UIN Walisongo semakin pesat hal ini didukung dengan adanya Minat Masyarakat untuk jadi calon mahasiswa di UIN Walisongo Semarang dan Alhamdulilah pada tahun ini UIN Walisongo Semarang sudah terakreditasi A” Ungkap prof muhibbin

“UIN Walisongo Semarang saat ini mulai berbenah dari segi pelayanan dan infrastrukturnya hal ini terbukti dengan dilakukannya pembangunan 8 gedung baru berkat bantuan IsDB Project, Insyaallah pembangunan 8 gedung baru tersebut selesai tahun ini” Imbuh Prof Muhibbin

tidak hanya pelayanan dan infrastruktur saja yang menjadi unggulan di UIN Walisongo Semarang saat ini, akan tetapi iman & akhlaqul karimah warga UIN Walisongo juga turut menjadi perhatian serius.

” saya berharap dengan adanya kegiatan Dzikir bersama dan Maulidul Rosul ini dapat meningkatkan Iman & akhlaqul karimah warga UIN Walisongo Semarang, sebab tradisi baik ini wajib di uri-uri (di lestarikan)” harap Prof muhibbin

Kegiatan Dzikir bersama dan Maulidul Rosul ini di hadiri seluruh pimpinan dan keluarga besar UIN Walisongo Semarang, serta hadirkan pembicara K.H. Munir Abdillah dari Ngroto Purwodadi.

” saya sangat bangga dengan UIN Walisongo Semarang, tidak hanya mencetak anak-anak bangsa yang beriman dan berilmu akan tetapi UIN Walisongo Semarang masih perduli dengan tradisi-tradisi nenek moyang yang dulu pernah di ajarkan oleh para pendahulu kita, semoga UIN Walisongo Semarang tetap maju di tahun- tahun mendatang” ungkap Kiai Munir saat isi Mauidzoh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X