Moderasi Beragama Sudah Masuk dalam Kurikulum di UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Semarang – Rumah Moderasi Beragama (RMB) UIN Walisongo mendapatkan tamu istimewa pada akhir pekan lalu, Jumat (4/9/2020). Sejumlah pimpinan dari UIN Sunan Ampel Surabaya beramai-ramai mengunjungi RMB UIN Walisongo untuk bertukar gagasan.

Rombongan terdiri dari Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dekan Fakultas Dakwah dan Bisnis dan Kepala Ma’had Al Jamiah. Tujuan dari kedatangan dari para pimpinan UIN Sunan Ampel ini untuk mengetahui sejarah, perkembangan dan kiprah RMB yang ada UIN Walisongo.

Dalam penjelasannya, perwakilan dari UIN Sunan Ampel, Dr. Masrukhan mengatakan, kunjungannya untuk sharing gagasan tentang implementasi moderasi beragama.
“Kami ingin tabarrukan ke UIN Walisongo karena semua Walisongo berada di UIN Walisongo Semarang,” ujar Dekan Fakultas Syariah dan Hukum ini, saat menyamapaikan maksud dan tujuannya.
“Pada intinya, kami ingin belajar mengenai Rumah Moderasi Beragama UIN Walisongo, sehingga nanti kami bisa turut menjadi bagian dari lembaga yang turut mendesiminasikan ide-ide moderasi beragama,” tambahnya.

Rombongan dari UIN Surabaya diterima secara langsung oleh Ketua RMB Dr. H. Imam Yahya, M.Ag didampingi oleh Sekretaris RMB Luthfi Rahman, M.A, anggota Tim RMB Drs. Amin Farih, M.Ag, dan Kepala Biro AAAK UIN Walisongo Drs. Adnan, M.Ag.
Imam Yahya menyampaikan terkait program-program yang telah dan akan diselenggarakan oleh Rumah Moderasi Beragama UIN Walisongo. Ia menerangkan, RMB UIN Walisongo diisi kolaborasi generasi muda dan generasi tua, sehingga sinergitas bisa terjalin. RMB UIN Walisongo juga disupport oleh pimpinan secara baik dari semua aspeknya.
“Dalam semester ini, kami mengintegrasikan kurikulum Islam dan Moderasi beragama sebagai mata kuliah universitas yang wajib diambil oleh mahasiswa semester awal,” jelas Imam.

Memasukkan Moderasi Beragama dalam Kurikulum, ditimpali oleh salah seorang tamu yaitu Dekan FDK UIN Sunan Ampel Surabaya, Menurutnya, itu merupakan langkah maju.
“RMB UIN Sunan Ampel masih belum melakukan kegiatan yang terintegrasi dengan kurikulum universitas. Harapannya kunjungan ini mampu menggerakkan RMB kami supaya bisa berjalan lebih aktif dan sinergis lagi dengan universitas,” timpalnya. (Lutfi Rahman/Tim Humas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X