Optimalisasi GERMAS, Pemdes Desa Parakan Gandeng KKN DR UIN Walisongo

Uin Walisongo Online, Semarang –
Kamis ( 08/10) pukul 09.00 WIB , mahasiswa KKN Dari Rumah UIN Walisongo Semarang dari kelompok 95 dengan mengusung Tema Sinergikan Semangat Mengabdi Untuk Masyarakat di Tengah Pandemi dengan berbagai program didlam KKN DR ini , salah satunya yaitu melakukan pendampingan dalam kegiatan kesehatan untuk pencegahan COVID – 19 ini.

Dalam hal ini team KKN DR Posko 95 diminta oleh Pemdes desa Parakan Kecamatan Rowosari Kabupaten Kendal , untuk ikut serta mensukseskan acara Sosialisasi GERMAS ( Gerakan Masyarakat Sehat ) pada hari kamis ini . Dalam Acara tersebut untuk Materi tentang GERMAS ini disampaikan oleh Lembaga Kesehatan setempat yakni dari Puskesmas 02 Rowosari.

Kedatangan team KKN Posko 95 sangat diharapkan sekali oleh Pemdes Desa Parakan , dalam mensukseskan acara tersebut . Karena acara tersebut merupakan acara yang sangat penting di Era Pandemi ini . Sasaran dari acara ini yaitu sosialisasi untuk para Kader – Kader Posyandu yang di sebar di Desa Parakan. “ ujar Said selaku Kepala Desa Parakan

Acara berlangsung sangat hikmat , dan para peserta sudah memahami apa yang harus dilakukan setelah selesai acara ini . Yaitu dengan mempraktikan ilmu yang sudah didapat dalam sosialisasi ini . D

acara , saat pemateri membuka pertanyaan bagi para peserta terlihat antusias sekali ,untuk bertanya .
“ Apakah ada yang ditanyakan .” tanya Dr. Ainun selaku pemateri dalam sosialisasi ini .

Salah satunya pertanyaan dari mahasiswa KKN DR, Teovita “ ijin bertanya ibu , seperti yang sudah dijelaskan oleh ibu dokter tadi mengenai apa saja yang harus dilakukan saat Pandemi COVID -19 ini , yaitu salah satunya berupa olahraga fisik seperti senam , lalu untuk waktu senam itu yang paling baik bagi kesehatan tubuh itu dilakukan kapan , berapa jam dan berapa kali dalam seminggu ? “ ujar Teo

Untuk senam itu yang baik bagi kesehatan dilakukan pada pagi hari , untuk lama dari senam ini biasanya 30 menut saja dan untuk pelaksanaannya cukum seminggu sebanyak tiga kali saja .” ujar Dr. Ainun
Diskusipun semakin hangat dan ada tambahan pertanyaan dari saudari Malinda “ ya bu, untuk saat ini kan kita diwajibkan kemana – mana harus memakai masker , nah dalam segi medis apakah saat melakukan olahraga senam ini kita dianjurkan harus memakai masker atau tidak , soalnya untuk opini pemakaian masker saat olahraga ini masih simpang siur untuk kebenarannya bu , terimakasih “ .

“ Dalam segi medis untuk pemakaian masker saat olahraga masal sangat dianjurkan , namun ketika mengalami pengap itu sesekali masker dibuka , namun dengan syarat harus jaga jarak 2 – 3 meter dari anggota senam yang lain, karena itu bertujuan untuk mencegah adanya penularan virus COVID -19 itu .” imbuh Dr. Ainun , sangat jelas dan tentunya itu akan memberikan wawasan untuk para kader – kader posyandu dalam melaksanakan kegiatan yang berhubungan dengan olahraga .

Bukan hanya Pemdes Desa Parakan saja yang senang dengan kehadiran team KKN Dari Rumah UIN Walisongo , namun semua para kader – kader posyandu juga sangat senang dan menawarkan berbagai program posyandu yang nantinya meminta kehadiran team KKN DR ini untuk ikut serta mensukseskan acara – acara posyandu di Desa Parakan ini. “ ujar , bu Yani salah satu kader posyandu .

Pewarta : Ayu Malinda Sari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X