Tingkatkan Wirausaha Mahasiswa, IAIN – HIPMI Teken MoU

Humas- IAIN
bersama dengan 4 (empat) Perguruan Tinggi di Jawa Tengah melakukan MoU dengan Himpunan
Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), bidang wirausaha mahasiswa, di hotel Dafam,
Sabtu (17/3). Empat Perguruan Tinggi lain yaitu, FISIP Jurusan Administrasi
Niaga UNDIP, Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Semarang (USM)
dan Politeknik Negeri Semarang (POLINES). MoU dilakukan disela-sela pembukaan Seminar
Wirausaha Muda “Proud To Be Enterpreneurs”.

Seminar dibuka
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Sudjarwanto Dwiatmoko serta dihadiri
Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Hipmi Jateng, Dede Indra Permana dan
sejumlah anggota Hipmi Jateng. Dede memiliki misi untuk mengembangkan potensi
wirausaha setempat khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Rektor, Prof. Dr.
Muhibbin, M.Ag. menerima penghargaan Kemitraan Universitas Hipmi Jawa Tengah, yang
diberikan secara simbolis oleh Dede Indra Permana, Ketua Umum Hipmi Jateng. Kegiatan
ini dilakukan guna memikat potensi wairausaha mahasiswa, supaya menjadi
pengusaha sukses.

Seminar yang
dimoderatori Wakil Sekretaris Hipmi Jateng, Naneth Ekopriyono itu menghadirkan
pengusaha sukses asal kota Semarang. Di antaranya, H. Sulaiman pemilik “Soto
Pak Man”’ Wenny Sulistyowati pemilik WeBe Handicraft dan Stefanus Suryaatmadja
pemilik PT Siba Surya. Ketiganya menceritakan kiat sukses mengelola dunia
bisnisnya.

Soto Pak Man
misalnya, dulu hanya menjual soto keliling di Jalan Krakatau, tapi sekarang pak
Man memiliki enam outlet warung soto tersebar di Semarang. Racikan soto khas Semarang
dengan kuah beningnya membuat soto Pak Man makin dikenal. “Kunci keberhasilan
menjadi pengusaha sukses antara lain dengan menjaga kualitas produk yang
dihasilkan, rasanya tidak berubah,” tandas pak Man.

Sepaham dengan Pak
Man, Stefanus pemilik PT Siba Surya, mengawali karirnya dulu dengan satu truk,
setelah berkembang, kemudian dia menambah jumlah truknya menjadi 100 truk, dan
sekarang dia memiliki 900 unit truk yang dapat memuat kurang lebih 60 Ton.

“Menjadi pemimpin
harus memiliki wawasan yang luas dan lebih dari anak buahnya. Selain itu,
bangunlah jaringan seluas mungkin,” ungkapnya.

Setiap perusahaan
pasti memiliki masalah. Wenny mengungkapkan, bahwa sebagai pengusaha harus bisa
menyelesaikan masalah yang dihadapi perusahaan. Hal ini menuntut pengusaha
untuk mengembangkan kreatifitasnya dan menciptakan inovasi baru serta
memperbanyak jaringan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

X