UIN Walisongo Online, Semarang— Himpunan Mahasiswa Teknik LingkunganUIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan “Buka Bersama Ramadan Movement X Envirorable,” dengan mengangkat Tema (From Gratitude to Action: Fighting Food Loos and Waste for a Sustainable Ummah). Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang pada hari Senin (9/3/2026). Kegiatan dimulai pada pukul 15.00–19.00 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh Dosen Teknik Lingkungan, Mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2022–2026, serta narasumber dari ketua Food Bank of Indonesia yang memiliki pengalaman dan kontribusi di bidang pangan dan keberlanjutan.
Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Akhdan Abrar Fadil yang bertujuan agar setiap Langkah dan niat senantiasa diberkahi. Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an yaitu sambutan-sambutan. Sambutan Pertama disampaikan oleh Kaprodi Teknik Lingkungan, Dr. Baiq Farhatul Wahidah, M.Si.
“Pada bulan Ramadan, tingkat food loss and waste cenderung meningkat. Hal ini terjadi karenabanyak orang membeli atau menyiapkan berbagai jenis makanan saat berbuka puasa akibatrasa lapar setelah seharian berpuasa. Padahal, secara fisik tubuh biasanya sudah merasakenyang hanya dengan mengonsumsi sedikit makanan. Akibatnya, banyak makanan yang tidak habis dikonsumsi dan akhirnya menjadi sisa atau limbah makanan,” tutur Baiq.

Sambutan Kedua disampaikan oleh Ketua Pelaksana kegiatan, Gilang Ramadan Adfa. “Kegiatan Ramadan Movement X Envirorable bertujuan untuk meningkatkan solidaritas kita sebagai mahasiswa Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang. Harapan saya, semoga kitamenjadi pribadi yang leboh baik sehingga berguna bagi semua orang,” ujar Gilang.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh KetuaHimpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Teknik Lingkungan Ilyas Ahmad Mubaarok.
“Rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan Ramadan Movement yang sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Teknik Lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya terkait permasalahan sampah makanan yang masih cukup tinggi di Indonesia. Diakhir sambutan, Ilyas juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun kepada Teknik Lingkungan serta harapan agar Teknik Lingkungan terus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ungkap Ilyas.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Ketua Food Bank of Indonesia, Bapak Mustaghfirin. Dalam sesi tersebut, beliau membahas pengelolaan makanan yang kurang bijak, yang dikenal dengan istilah food loos dan food waste.
“Gerakan seperti Food Bank of Indonesia hadir untuk membantu menyelamatkan dan mendistribusikan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan. Saya mengajak untuk dapat memulai aksi sederhana dari rumah, seperti menerapkan konsep zero waste kitchen, memanfaatkan sisa bahan makanan, serta mengambil makanan secukupnya. Intinya, rasa syukur terhadap makanan tidak hanya diucapkan, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan yang nyata dalam mengelola dan menghargai makanan,” tegas Mustaghfirin.
Pada sesi penutup yaitu, simbolis perayaan Ulang Tahun Teknik Lingkungan UIN Walisongo Semarang yang ke-empat tahun. Perjalanan sebuah jurusan bukanlah perjalanan singkat. Melainkan, melalui proses yang penuh tantangan, dedikasi dari seluruh Dosen, Tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang terus berjuang membawa nama baik Teknik Lingkungan. Sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan dan pencapaian yang telah diraih, dilaksanakan simbolis pemotongan tumpeng. Kemudian ditutup dengan do’a sekaligus buka bersama dan dilanjut dengan sesi foto bersama


