UIN Walisongo Online, Semarang – Sebanyak 379 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Salatiga melakukan kunjungan edukatif ke Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada Rabu (4/2/2026). Rombongan yang didampingi oleh 16 guru tersebut hadir dalam rangka observasi lapangan sebagai bagian dari program outing class.
Kegiatan yang dimulai pukul 15.00 WIB ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung bagi siswa di luar kelas. Para siswa tidak hanya datang untuk berkunjung, namun juga ditugaskan untuk merekam, mencatat, dan menyusun hasil temuan mereka menjadi sebuah laporan riset sebagai bentuk implementasi proses belajar mengajar (PBM).
Kepala MAN Salatiga, Dr. Munawir, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya mengungkapkan rasa bangganya dapat membawa para siswa ke UIN Walisongo. Secara personal, kunjungan ini merupakan momen bernostalgia baginya.
“Saya merupakan alumni IAIN Walisongo Cabang Salatiga, yang kini telah bertransformasi menjadi UIN Salatiga. Senang sekali bisa membawa anak didik kami ke ‘induk’ kampus tempat saya menimba ilmu dulu,” ungkap Dr. Munawir.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan literasi dan penelitian siswa. “Kunjungan ini adalah bentuk implementasi PBM. Anak-anak kami tugaskan untuk mengobservasi, merekam, dan mencatat informasi yang didapat untuk kemudian disusun menjadi laporan riset yang sistematis,” tambahnya.

Sambutan hangat diberikan oleh Ketua Tim Kerja Sama, Kelembagaan, dan Humas (KKH) UIN Walisongo Semarang, Muhammad Sirojuddin Munir, M.M. Ia menyampaikan apresiasi atas pilihan MAN Salatiga yang menjadikan UIN Walisongo sebagai lokus observasi akademik.
“Selamat datang kami sampaikan kepada keluarga besar MAN Salatiga. Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan Bapak Ibu Guru dan para siswa sekalian. UIN Walisongo selalu terbuka menjadi laboratorium bagi sekolah maupun madrasah untuk memperdalam wawasan ilmu pengetahuan,” tutur Munir.
Ia juga berharap melalui observasi ini, para siswa mendapatkan gambaran yang lebih nyata mengenai dunia perguruan tinggi dan atmosfer akademik yang ada di kampus kemanusiaan dan peradaban ini.
Setelah sesi penyampaian materi dan penyerahan cinderamata secara simbolis antara kedua belah pihak, kegiatan dilanjutkan dengan agenda yang paling dinanti oleh para siswa, yaitu kunjungan ke Planetarium UIN Walisongo. Di sana, para siswa melakukan observasi benda-benda langit untuk melengkapi bahan laporan riset mereka sebelum rombongan kembali ke Salatiga.


