UIN Walisongo Online, Semarang – Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 di lingkungan UIN Walisongo Semarang berlangsung penuh hikmat sekaligus semarak. Usai pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Santri pada Kamis (22/10/2026), Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo secara khusus memberikan apresiasi dan pengumuman resmi bagi para mahasantri Gelombang 1 yang berhasil mengukir prestasi, baik di tingkat regional, nasional, maupun dalam ajang kompetisi internal.
Momen istimewa ini disaksikan langsung oleh segenap pimpinan tertinggi universitas. Turut hadir dalam upacara tersebut Rektor , para Wakil Rektor, para Dekan, para Ketua Lembaga, pengelola Ma’had, serta seluruh mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo Semarang. Kehadiran pimpinan secara lengkap ini menjadi bukti nyata bahwa lingkungan ma’had tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan dan kedisiplinan harian, tetapi juga mendapat dukungan penuh sebagai lahan subur bagi tumbuh kembangnya bakat akademik, seni, dan kreativitas digital mahasantri.
Di hadapan seluruh pimpinan universitas dan peserta upacara, Ma’had Al-Jami’ah mengumumkan nama-nama mahasantri Gelombang 1 yang berhasil menorehkan tinta emas pada berbagai ajang perlombaan bergengsi di tingkat regional hingga nasional. Penghargaan dan apresiasi ini diserahkan secara langsung oleh Prof. Dr. Musahadi, M.Ag. selaku Rektor UIN Walisongo Semarang kepada para mahasantri penerima penghargaan berikut:
* Fadhlan Fadhlullah Kamal — Juara 3 Lomba Artikel Ilmiah Se-Jawa Tengah
* Firda Rahmatun Nuzula — Juara 3 Pidato Bahasa Arab Tingkat Nasional
* Alfian Praditama — Juara 1 Lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional
* Salsabila Thahirah Nurul Santika — Juara 2 Pidato Islami Tingkat Nasional
Firda Rahmatun Nuzula, peraih Juara 3 Pidato Bahasa Arab Tingkat Nasional, mengungkapkan rasa syukur dan harunya usai menerima penghargaan langsung dari Rektor.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih capaian ini di tengah padatnya aktivitas ma’had dan perkuliahan. Lingkungan Ma’had Al-Jami’ah yang supportif mampu membentuk kami untuk tidak hanya fokus pada hafalan dan rutinitas ibadah, tetapi juga berani menguji kemampuan di tingkat nasional. Dari apresiasi ini saya lebih bersemangat untuk terus belajar dan berkarya,” ujar Firda.

Capaian ini mencerminkan keberagaman potensi yang dimiliki oleh mahasantri UIN Walisongo. Mulai dari penguasaan literasi ilmiah, keahlian bahasa asing, seni membaca Al-Qur’an, hingga kemampuan orasi keagamaan, para mahasantri terbukti mampu bersaing secara sehat dan membawa harum nama Ma’had Al-Jami’ah di kancah yang lebih luas.
Semarak Kreativitas Digital Melalui Lomba Konten Kreator Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo Semarang
Guna menambah kemeriahan Hari Santri Nasional 2026, Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo juga menggelar Lomba Konten Kreator tingkat internal. Kompetisi ini dirancang khusus bagi para mahasantri untuk mengekspresikan gagasan, dinamika kehidupan ma’had, serta pesan-pesan syiar Islam secara kreatif melalui media visual.
Karya video terbaik hasil penilaian dewan juri diumumkan secara resmi pada momen upacara tersebut dan mendapat penyerahan penghargaan langsung dari Rektor. Sebagai bentuk apresiasi serta sarana syiar, karya video dari para pemenang dipublikasikan melalui akun Instagram resmi Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo agar dapat dinikmati oleh khalayak yang lebih luas. Adapun karya terbaik di berkan kepada :
* Reyhan Zada Arsyaka – Terbaik 1 Putra
* Endra Juliono – Terbaik 2 Putra
* Fithriyah Ramadhan Hasibuan – Terbaik 1 Putri
* Putri Riana – – Terbaik 1 Putri
Inisiatif ini menegaskan pentingnya adaptasi santri terhadap perkembangan teknologi media sosial. Melalui lomba konten kreator, mahasantri diajak untuk memanfaatkan ruang digital secara positif, produktif, dan berkeadaban.

Penyerahan penghargaan langsung oleh Rektor di hadapan jajaran pimpinan universitas, dekan, dan pengelola memberikan kebanggaan serta motivasi mendalam bagi para juara dan seluruh mahasantri. Apresiasi tingkat pimpinan ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi mahasantri lainnya untuk terus mengenali potensi diri dan berani berkompetisi.
Kepala Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo Semarang, Dr. Ahmad Maghfurin, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan penekanan mendalam atas raihan para mahasantri pada momentum Hari Santri Nasional 2026 ini.
“Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Bapak Rektor hari ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas trofi yang diraih, melainkan penegasan bahwa mahasantri Ma’had Al-Jami’ah memiliki potensi luar biasa yang harus terus difasilitasi. Kami berkomitmen untuk menjadikan ma’had sebagai ruang pembinaan yang seimbang antara kedalaman spiritual, keunggulan akademik, dan kecakapan kreasi digital. Semoga keberhasilan ini memicu semangat seluruh mahasantri untuk terus menebar manfaat dan mengukir prestasi demi syiar Islam serta kemajuan bangsa,” tegas Ahmad Maghfurin
Pengelola Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo juga menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari ketekunan mahasantri, dukungan penuh pimpinan universitas, serta pendampingan yang konsisten dari para pengasuh dan musyrif/musyrifah. Keseimbangan antara pembentukan karakter spiritual dan pengembangan keterampilan diri menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi santri yang adaptif.
Melalui raihan prestasi di tingkat nasional maupun kreasi di media digital, para mahasantri Ma’had Al-Jami’ah UIN Walisongo membuktikan bahwa nilai-nilai pesantren dapat terus hidup, relevan, dan memberi warna positif bagi pembangunan masyarakat serta dunia pendidikan Islam masa kini.


