UIN Walisongo Online, Semarang — Dalam rangka mengisi kegiatan liburan Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, Musyrifah bersama santri Ma’had Al-Jāmi‘ah UIN Walisongo Semarang menyelenggarakan berbagai agenda kegiatan yang diikuti oleh seluruh santri.
Sejumlah kegiatan telah sukses dilaksanakan sebagai bagian dari program penguatan karakter dan kebersamaan santri. Salah satunya adalah lomba perkusi dengan alat seadanya yang digelar pada Rabu (21/01/ 2026). Kegiatan ini berlangsung meriah dan disambut antusias oleh para santri sebagai ruang ekspresi kreatif di lingkungan Ma’had.
Lomba perkusi menjadi wadah pengembangan bakat seni Islami santri yang menekankan nilai harmoni, disiplin, dan kolaborasi. Tidak sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan kekompakan, kepekaan estetika, serta penguatan nilai kebersamaan di lingkungan Ma’had Al-Jāmi‘ah.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Selasa (27/01/2026) bertempat di Gedung Ma’had Al-Jāmi‘ah UIN Walisongo, dengan menyelenggarakan khotmil al-Qur’an. Merupakan ikhtiar kolektif dalam menjaga tradisi tilawah, tadabbur, dan menghadirkan keberkahan al-Qur’an sebagai pusat pembinaan ruhani santri. Momentum ini sekaligus meneguhkan identitas Ma’had Al-Jāmi‘ah sebagai ruang integrasi antara kecerdasan intelektual, kedalaman spiritual, dan kematangan akhlak.
Kepala Pusat Ma’had Al-Jāmi‘ah UIN Walisongo, Ahmad Muthohar, M.Ag, mengapresiasi partisipasi aktif seluruh santri, para musyrifah, serta Tim Ma’had yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga rangkaian aktivitas ini semakin memperkuat karakter santri yang unggul, berakhlak Qur’ani, serta mampu berkontribusi positif bagi kampus, masyarakat, dan bangsa,” ujarnya


