UIN Walisongo Online, Kendal – Halaman Perpustakaan Daerah Kendal dipadati ratusan pesepeda dari berbagai wilayah pada Jumat (29/5) dalam kegiatan Kendal Last Friday Ride (KLFR), agenda gowes bersama yang rutin digelar setiap Jumat terakhir setiap bulan. Pada edisi Mei kali ini, KLFR berkolaborasi dengan Letsgowes, tim mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Walisongo Semarang, sehingga acara berlangsung lebih meriah dan tertata.
Kegiatan tersebut berhasil menarik sekitar 300 peserta yang berasal dari berbagai komunitas sepeda di Kabupaten Kendal dan sekitarnya. Sejumlah komunitas yang turut hadir antara lain Aktivitas Bersepeda, Forum Genre Kendal, Mandiri, Komfolbike (Komunitas Sepeda Lipat), Gowes Santai Cah Pesisir Jomblom, Ekor Keras Kendal, PNS (Pekerja Naik Sepeda), hingga komunitas KOPI. Selain itu, banyak peserta yang datang secara mandiri bersama keluarga, teman, maupun seorang diri.
Salah satu peserta, Mazir Muhammad yang berangkat dari Pegandon, mengaku merasakan suasana yang berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
“Kalau dibandingkan Kendal Last Friday Ride sebelumnya, acara kali ini lebih seru, lebih ramai, dan lebih tertata. Energinya terasa,” ungkapnya.
Antusiasme serupa juga disampaikan Jalaludin Rumi yang baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya baru pertama kali ikut Kendal Last Friday Ride. Tadi berangkat sendiri, tetapi di sini bisa mendapatkan banyak kenalan baru,” ujarnya.
Ketua Komunitas Kendal Last Friday Ride, Akhmad Khadzarul Amri, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa KPI UIN Walisongo dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membantu dalam aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga berkontribusi dalam perencanaan acara.
Mahasiswa KPI UIN Walisongo turut membantu proses administrasi perizinan kepada instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian, serta mendukung penyusunan konsep acara agar lebih matang. Selain itu, mereka menghadirkan pertunjukan musik yang menambah semarak kegiatan.
“Sebagai alumni UIN Walisongo, saya senang bisa mendukung kegiatan dan tugas mahasiswa. Di sisi lain, Kendal Last Friday Ride juga sangat terbantu dengan kehadiran teman-teman dari UIN Walisongo,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Letsgowes, Vina Nur Inayati, menjelaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya bertujuan menyelenggarakan kegiatan olahraga dan silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana edukasi mengenai keselamatan bersepeda di jalan raya.
Menurutnya, Letsgowes hadir untuk menyuarakan hak-hak pesepeda sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya budaya berkendara yang aman.
“Kami menyediakan refreshment, perlengkapan P3K, serta mengadakan sharing session terkait keselamatan bersepeda agar para peserta semakin peduli terhadap aspek safety saat berada di jalan,” jelas Vina.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KPI UIN Walisongo memperoleh pengalaman langsung dalam merancang, mengelola, dan mengimplementasikan sebuah event komunitas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wadah pembelajaran praktis mengenai komunikasi publik, manajemen acara, serta penguatan jejaring dengan masyarakat.
Meski penyelenggaraan tahun ini dinilai lebih sukses dari sebelumnya, panitia tetap melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas acara pada periode mendatang. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain penggalangan sponsor yang lebih awal, pengurusan perizinan yang lebih terjadwal, serta pematangan teknis pelaksanaan.
Vina berharap kegiatan Kendal Last Friday Ride dapat terus berlangsung secara konsisten dan semakin mendapat dukungan dari berbagai pihak.
“Harapannya, kegiatan ini dapat terus terselenggara setiap Jumat terakhir setiap bulan, menjangkau lebih banyak peserta, dan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kendal sebagai salah satu komunitas positif yang mendorong gaya hidup sehat dan aman,” pungkasnya.


