Menanam Kopi, Menjaga Alam: Aksi Hijau Mahasiswa KKN MMK Posko 1 UIN Walisongo di Bukit Siroto Desa Sigedang

UIN Walisongo Online, Wonosobo – Mahasiswa KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) Posko 1 Desa Sigedang melaksanakan kegiatan penanaman bibit kopi yang berlokasi di Bukit Siroto, Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo (25/01/20216).

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi bersama Karang Taruna Desa Sigedang dan Pemuda Gatotkaca, komunitas pemuda yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan dan pengembangan kopi lokal.

Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh semangat dan kebersamaan. Rangkaian acara dimulai dengan perjalanan jalan kaki menuju lokasi penanaman pertama di Bukit Mliwis kemudian menuju Bukit Siroto, yang menjadi pengalaman berkesan bagi seluruh peserta. Perjalanan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan fisik, tetapi juga menghadirkan refleksi akan pentingnya menjaga kawasan perbukitan sebagai penyangga lingkungan Desa.

Penanaman bibit kopi dilakukan di beberapa titik strategis, baik di kawasan Bukit Siroto maupun pada terasering lahan kebun milik warga di Bukit Mliwis. Pohon kopi dipilih sebagai tanaman konservasi karena memiliki perakaran yang kuat dan batang yang keras, sehingga berfungsi sebagai pembatas terasering dan penguat struktur lahan untuk mencegah erosi. Di sisi lain, kopi juga memiliki nilai ekonomis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang.

Taufiq, selaku pengurus Pemuda Gatotkaca, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kecintaan terhadap alam dan bentuk konservasi hutan desa.

“Penanaman kopi ini adalah bentuk cinta alam dan upaya konservasi hutan di Desa Sigedang. Pohon kopi tidak hanya berfungsi secara ekologis, tetapi juga punya nilai ekonomi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Bapak Mad Habib sebagai Kepala Desa Sigedang menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bibit kopi ini sejalan dengan visi dan rencana Pemerintah Desa dalam mengembangkan komoditas kopi sebagai potensi unggulan desa.

“Ini merupakan bentuk penjagaan alam sekaligus pengembangan ekonomi masyarakat. Penanaman kopi ini juga seirama dengan rencana pemerintah desa untuk mengembangkan kopi sebagai komoditas Desa Sigedang,” ungkap beliau.

Kegiatan ini mendapatkan respons positif dari seluruh pihak yang terlibat. Kolaborasi antara mahasiswa KKN, pemuda desa, dan komunitas lingkungan menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun Desa Sigedang yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan penanaman bibit kopi ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga alam sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi desa. Pohon kopi yang ditanam hari ini menjadi simbol harapan bahwa pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan di Desa Sigedang