UIN Walisongo Online, Kabupaten Semarang – Memperingati Hari Pramuka, SDN Banyubiru 04 Kabupaten Semarang melaksanaan upacara Hari Pramuka yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 56 UIN Walisongo Semarang pada Jumat (14/08/2026). Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial kepada siswa-siswi yang dinilai membutuhkan secara ekonomi. Mahasiswa KKN turut mendampingi anak-anak dalam mengantarkan bantuan bakti sosial secara langsung ke rumah masing-masing penerima.
Kepala SDN Banyubiru 04 Retno, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut masih berkaitan dengan rangkaian peringatan Hari Pramuka.
“kalau bakti sosial tadi kaitannya dengan Hari Pramuka. Sebenarnya kegiatannya ada bakti sosial, kerja bakti, dan menanam pohon. Tapi karena situasi dan kondisi tertentu, kita mengadakan bakti sosial itu saja,” ujarnya.
Menurutnya, bakti sosial memiliki tujuan utama untuk menumbuhkan rasa memberi dan kasih sayang kepada sesama. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat membuat siswa lebih peka terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
“Ini kan dari anak untuk anak juga, biar anak mempunyai rasa memberi dan juga sebagai bentuk kasih sayang untuk sesama. Jadi, biar anak juga peka terhadap lingkungannya,” ujarnya.

Pihak sekolah juga ingin mengajarkan kepada siswa agar mampu memahami kondisi teman-temannya tanpa menjadikan perbedaan sebagai bahan ejekan. Nilai tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.
“Biar anak-anak bisa memahami dengan keadaan yang ada di lingkungan sekitarnya, biar anak juga bisa tahu keadaan teman-temannya” jelasnya.
Dalam menentukan penerima bantuan, sekolah mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga. Penerima bantuan tidak ditentukan berdasarkan status yatim, piatu, maupun yatim piatu, tetapi berdasarkan kondisi keluarga yang dinilai membutuhkan secara ekonomi. Sebanyak 15 siswa menjadi penerima bantuan dalam kegiatan tersebut.
Bu Retno berharap kegiatan bakti sosial dapat menggugah hati siswa untuk saling menyayangi dan membantu teman-temannya. “Anak-anak bisa tergugah hatinya untuk bisa saling menyayangi dengan temannya, bisa saling membantu dengan teman-temannya karena memang visi misi kita ada tanggap lingkungan. Jadi, anak-anak bisa tanggap dengan lingkungan di sekitarnya,” ungkapnya.
Keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kegiatan sosial dan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga belajar secara langsung mengenai arti berbagi, empati, dan kepedulian terhadap sesama.


