Mengintip Rahasia Semesta, Planetarium UIN Walisongo Jadi Pusat Wisata Edukasi Favorit Warga

UIN Walisongo Online, Semarang – Laboratorium Terpadu Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang kembali memfasilitasi kunjungan wisata edukasi pada Kamis (25/6/2026). Fasilitas astronomi yang menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia ini sukses menyajikan pengalaman belajar luar angkasa yang interaktif dan memukau bagi para pengunjung dari berbagai kalangan.

Melalui simulasi kubah planetarium, para pengunjung diajak menjelajahi galaksi, melihat formasi bintang, hingga memahami fenomena kosmik secara nyata. Program edukasi ini dirancang untuk menumbuhkan minat generasi muda dan masyarakat umum terhadap sains dan astronomi Islam (ilmu falak).

Daya tarik planetarium ini terbukti mampu membekas di hati para pengunjung, bahkan membuat beberapa di antaranya datang kembali untuk kunjungan sekian kalinya. Agnesia Putri, seorang pengunjung yang mengetahui informasi operasional laboratorium ini dari media sosial, membagikan pengalamannya setelah dua kali berkunjung.

“Saya sudah dua kali ke planetarium dan untuk keduanya, saya tidak tahu tentang tema show pada hari tersebut. Saya kurang tahu apakah sudah ada tapi saya yang terlewat atau memang belum ada,” ujar Agnesia.

Ia menyarankan agar pihak pengelola dapat memberikan keterbukaan informasi yang lebih detail mengenai jadwal dan topik pertunjukan harian sebelum tiket dipesan.

“Namun info terkait tema sepertinya perlu ditingkatkan agar bisa memilih schedule yang diinginkan, terutama bagi yang sudah lebih dari sekali ke planetarium. Terima kasih telah memberikan experience yang mampu mengendap jadi memori baik bagi pengunjung. Sukses selalu Planetarium UIN Walisongo,” tambahnya.

Menanggapi masukan positif dan membangun dari pengunjung, pihak pengelola Laboratorium Terpadu UIN Walisongo berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. Publikasi mengenai tema pertunjukan harian, jadwal berkala, serta inovasi konten edukasi akan terus dioptimalkan agar pengunjung dapat merencanakan kunjungan mereka dengan lebih baik.

Fasilitas ini menegaskan posisi UIN Walisongo Semarang tidak hanya sebagai pusat akademik, tetapi juga sebagai destinasi wisata religi-saintifik yang inklusif dan edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat.