Pascasarjana UIN Walisongo Matangkan Persiapan Penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada KH Slamet Hambali

UIN Walisongo Online, Semarang – Pascasarjana UIN Walisongo Semarang mematangkan persiapan penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa kepada KH Slamet Hambali melalui rapat koordinasi di Ruang Sidang Pascasarjana Lantai 2, Jumat (16/10/2026).

Penganugerahan dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026 di Aula 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Rapat dipimpin Direktur Pascasarjana, Prof. Muhyar Fanani, dan diikuti panitia penyelenggara untuk membahas kesiapan organisasi, teknis pelaksanaan, administrasi, pendanaan, serta pelayanan tamu.

Dalam arahannya, Prof. Muhyar Fanani menekankan pentingnya perencanaan, pengorganisasian, dan pelaporan dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Ia menggarisbawahi prinsip well planned, well organized, and well reported sebagai pedoman kerja panitia.

“Setiap kegiatan harus direncanakan dengan matang, diorganisasikan dengan baik, dan dilaporkan secara tertib agar seluruh tahapan dapat berjalan efektif dan dipertanggungjawabkan,” Ujar Muhyar.

Ia juga menekankan pentingnya pembagian tugas yang terperinci dalam struktur kepanitiaan. Setiap seksi harus memahami tanggung jawab masing-masing agar koordinasi berjalan optimal, pekerjaan tidak tumpang tindih, dan seluruh kebutuhan kegiatan dapat tertangani dengan baik.

Rapat membahas pembagian kerja sejumlah bidang kepanitiaan, meliputi acara dan persidangan, konsumsi, perlengkapan, penerima tamu, publikasi dan dokumentasi, keuangan dan pendanaan, keamanan, serta sekretariat dan dukungan umum. Pembagian tugas tersebut diharapkan memperjelas tanggung jawab setiap bagian menjelang pelaksanaan penganugerahan.

Ketua Panitia, Dr. Adib Rofiuddin, memaparkan sejumlah langkah teknis yang perlu segera ditindaklanjuti. Dari sisi tempat, lokasi penyelenggaraan telah dipesan. Sementara itu, sekretariat diarahkan untuk mempersiapkan administrasi, menyusun daftar undangan, mengoordinasikan distribusi undangan, serta memastikan kebutuhan pelayanan tamu terdata dengan baik.

“Persiapan teknis perlu segera ditindaklanjuti, mulai dari administrasi dan distribusi undangan hingga pelayanan tamu. Kami ingin memastikan setiap seksi memahami tugasnya sehingga seluruh kebutuhan kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik,” ujar Adib.

Dalam aspek pendanaan, panitia membahas koordinasi penggalangan dukungan dan sponsorship. Pengelolaan donasi direncanakan dilakukan secara terpusat untuk memastikan pencatatan penerimaan dan pelaporan berjalan sistematis, transparan, dan akuntabel. Dukungan dari unit terkait juga akan dikoordinasikan dengan mempertimbangkan ketentuan serta prioritas masing-masing unit.

“Pengelolaan pendanaan harus dilakukan secara terkoordinasi dan transparan. Karena itu, pencatatan penerimaan serta pelaporannya perlu disiapkan sejak awal agar dapat dipertanggungjawabkan.”

Persiapan konsumsi dan pengisi acara turut menjadi perhatian rapat. Panitia akan mengkaji kebutuhan konsumsi berdasarkan jumlah tamu dan standar pelayanan yang diharapkan. Koordinasi dengan pengisi acara juga dilakukan untuk mendukung rangkaian seremoni yang khidmat, tertib, dan berkesan.

Melalui rapat koordinasi ini, Pascasarjana UIN Walisongo berupaya memastikan kesiapan organisasi, administrasi, pendanaan, dan teknis pelaksanaan penganugerahan. Sinergi antara pimpinan dan panitia, disertai kejelasan pembagian tanggung jawab, diharapkan menjadi landasan bagi kelancaran agenda akademik tersebut.

Penganugerahan Doktor Honoris Causa kepada KH Slamet Hambali diharapkan tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum penghormatan atas kontribusi keilmuan dan pengabdiannya. Dengan persiapan yang terencana, Pascasarjana UIN Walisongo berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan mencerminkan tata kelola kelembagaan yang profesional.