UIN Walisongo Online, Semarang – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang tengah menyelenggarakan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Tahapan ujian seleksi dilaksanakan pada Selasa–Rabu, 13–14 Januari 2026, dan diikuti oleh 183 calon mahasiswa program magister (S2) dan doktor (S3).
Penyelenggaraan seleksi ini merupakan agenda rutin Pascasarjana UIN Walisongo yang dilaksanakan setiap semester. Adapun dalam setiap penerimaan, jumlah pendaftar relatif stabil dengan rata-rata di atas 180 orang, meskipun mengalami fluktuasi antara semester gasal dan genap. Secara umum, jumlah pendaftar pada semester gasal cenderung lebih banyak dibandingkan semester genap.
Direktur Pascasarjana UIN Walisongo Semarang menegaskan bahwa seleksi PMB pascasarjana tidak hanya berorientasi pada kuantitas penerimaan, melainkan pada kualitas dan kesiapan akademik calon mahasiswa.
“Pendidikan S2 dan S3 itu titik tekannya bukan pada memperbanyak pengetahuan, tetapi pada kemampuan menangkap masalah, menganalisisnya, dan merumuskan solusi dalam bidang ilmu yang ditekuni,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa rangkaian seleksi dirancang untuk membentuk pola pikir pembelajar dan peneliti yang matang sejak awal masa studi.
“Melalui tes akademik dan wawancara, kami ingin memastikan calon mahasiswa memiliki kesiapan proposal tesis atau disertasi, ketegasan untuk lulus tepat waktu, serta perencanaan studi yang jelas,” tegasnya.

Lebih lanjut, calon mahasiswa yang memiliki pengalaman kerja atau keahlian khusus akan diarahkan agar tugas akhirnya relevan dengan bidang profesi yang ditekuni dan dikaitkan dengan studi Islam. Skema ini diharapkan mampu menghasilkan lulusan Pascasarjana UIN Walisongo yang memiliki keahlian spesifik, berdaya guna, serta memberikan nilai tambah bagi institusi dan masyarakat.
Ujian seleksi PMB Pascasarjana UIN Walisongo dilaksanakan secara bertahap. Sesi pertama, yang dilaksanakan pada Selasa, 13 Januari 2026, terdiri dari tiga kategori tes, yaitu Tes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Inggris (TOEFL), dan Tes Bahasa Arab (IMKA). Sesi ini bertujuan mengukur kemampuan akademik dasar dan penguasaan bahasa asing calon mahasiswa.
Selanjutnya, sesi kedua berupa tes wawancara yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026 oleh Ketua Program Studi dan Sekretaris Program Studi jenjang S2 dan S3. Wawancara difokuskan pada kesiapan proposal tesis atau disertasi, komitmen untuk menyelesaikan studi tepat waktu, serta skenario pembiayaan perkuliahan yang direncanakan oleh masing-masing calon mahasiswa selama menempuh studi di Pascasarjana UIN Walisongo Semarang.
Khusus bagi calon mahasiswa yang mengajukan permohonan Beasiswa Tahfidz, seleksi dilanjutkan dengan ujian tahfidz yang juga dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026.
Selain proses seleksi akademik, Pascasarjana UIN Walisongo juga memberikan dukungan pembiayaan pendidikan melalui dua jenis beasiswa, yaitu beasiswa internal dan beasiswa eksternal. Beasiswa internal diberikan oleh pimpinan UIN Walisongo melalui berbagai skema yang telah ditetapkan, sementara beasiswa eksternal diajukan secara mandiri oleh calon mahasiswa baru kepada lembaga penyedia beasiswa di luar institusi.
Hasil seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Pascasarjana UIN Walisongo Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 akan diumumkan secara resmi pada 22 Januari 2026.
Melalui pelaksanaan PMB yang selektif dan berorientasi mutu ini, Pascasarjana UIN Walisongo berharap dapat menjaring mahasiswa yang unggul secara akademik, memiliki spesialisasi keilmuan yang jelas, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, keislaman, dan masyarakat luas.



