Perkuat Monev Kelembagaan, UIN Walisongo Matangkan Keberlanjutan Kerja Sama dengan BSN

UIN Walisongo Online, Semarang – UIN Walisongo Semarang terus memperkuat monitoring dan evaluasi (monev) kelembagaan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas dan keberlanjutan kemitraan antarlembaga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat pembahasan kerja sama dengan Bank Syariah Nasional (BSN) yang digelar di Ruang Sidang Senat, Gedung Kyai Sholeh Darat, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Kamis (8/10/2026).

Pertemuan yang berlangsung secara luring dan daring melalui Zoom ini melibatkan perwakilan BSN pusat dari Jakarta serta BSN Kantor Cabang Semarang. Forum tersebut menjadi bagian dari upaya meninjau dan menyempurnakan kerja sama agar tetap relevan dengan kebutuhan institusi serta mendukung tata kelola kemitraan yang efektif dan akuntabel.

Kegiatan dipandu oleh Penanggung Jawab Kerja Sama UIN Walisongo Semarang, Ely Faozatun Ni’mah, serta dihadiri Plt. Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), M. Fatah beserta  tim  Perencanaan dan Keuangan UIN Walisongo, dan Wakil Kepala Cabang BSN KC Semarang, Andi Kusuma, bersama jajaran terkait.

Dalam Sambutannya Plt. Kepala Biro AUPK menyampaikan, bahwa UIN Walisongo membuka  pintu lebar-lebar terhadap peluang kerjasama dengan semua Mitra Perbankan, dengan catatan bahwa kerja sama ini bersifat mutualism, membawa kebermanfaatan bagi semua serta posisi PARA PIHAK adalah setara. Kebermanfaatan dan keberlanjutan kerja sama dapat ditentukan salah satunya dengna Monev ini.

Pembahasan ini merupakan bagian dari penguatan peran Bagian Kerja Sama UIN Walisongo Semarang dalam memastikan pengelolaan kemitraan tidak berhenti pada terbentuknya kesepakatan, tetapi juga memperhatikan kesiapan pelaksanaan, kejelasan koordinasi, serta kebermanfaatan kerja sama bagi para pihak.

Melalui monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan, setiap kerja sama diharapkan dapat ditinjau kesesuaiannya dengan tujuan yang telah ditetapkan, sekaligus menjadi dasar untuk mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki. Pendekatan ini penting untuk menjaga relevansi kemitraan dan mendorong peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan.

Sebagai tindak lanjut, hasil pembahasan akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan perjanjian sebelum memasuki tahap finalisasi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan kemitraan antara UIN Walisongo Semarang dan BSN, sekaligus mendukung pengelolaan kerja sama yang tertib, efektif, dan akuntabel.