Perkuat Zona Integritas, UIN Jurai Siwo Lampung Lakukan Studi Tiru ZI WBK–WBBM ke UIN Walisongo

UIN Walisongo Online, Semarang – Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung melakukan studi tiru Zona Integritas menuju WBK dan WBBM ke Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola birokrasi dan peningkatan kualitas layanan di lingkungan PTKIN, (15/4/2026).

Agenda studi tiru ini merupakan bagian dari agenda sharing knowledge dan best practice implementasi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Rombongan UIN Jurai Siwo Lampung berjumlah sepuluh orang yang terdiri atas unsur pimpinan, SPI, fakultas, dan pengelola layanan.

Rombongan dipimpin oleh Dr. Win Hartan, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kepala Biro Administrasi Keuangan dan Umum (AKU) UIN Jurai Siwo Lampung. Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran UIN Walisongo, yakni Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) Dr. M. Fatah, S.Ag., M.Ed., Kepala Satuan Pengawas Internal Dr. Ratno Agriyanto, M.Si., Akt., CPA, serta Ketua Tim KKH Muhammad Sirojuddin Munir, S.Ag., M.M.

Dalam sambutannya, M. Fatah menyampaikan bahwa UIN Walisongo terbuka untuk kegiatan studi tiru sebagai sarana saling belajar dan memperkuat sinergi antarperguruan tinggi keagamaan Islam negeri.

“Terima kasih atas kunjungannya. Silakan dieksplorasi apa yang ada di UIN Walisongo. Studi tiru adalah atmosfer yang kita butuhkan bersama sesama PTKIN agar semua kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, pencapaian WBK dan WBBM menuntut komitmen seluruh unsur institusi untuk membangun sistem kerja yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pada sesi diskusi, Kepala SPI UIN Walisongo, Dr. Ratno Agriyanto, menjelaskan peran strategis SPI dalam mendukung pembangunan Zona Integritas melalui pengawasan, pendampingan, dan penguatan sistem pengendalian internal.

“SPI berperan memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan, transparan, dan terdokumentasi dengan baik. Zona Integritas bukan pekerjaan satu unit, tetapi kerja kolektif yang harus dijalankan bersama oleh seluruh unit kerja,” tegasnya.

Diskusi berlangsung interaktif, membahas praktik nyata implementasi WBK dan WBBM, termasuk penguatan peran SPI, manajemen risiko, serta dukungan sistem layanan dan informasi.

Sementara itu, Dr. Win Hartan menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memperkaya perspektif UIN Jurai Siwo Lampung dalam penerapan Zona Integritas dengan belajar langsung dari UIN Walisongo.

“Terima kasih telah menerima kami. Ruangannya sangat representatif. Kami mohon bimbingan, arahan, dan ilmu dari UIN Walisongo”.

Ia menambahkan bahwa sebelumnya pihaknya telah melakukan studi tiru ke UIN Salatiga dan ingin melanjutkan pembelajaran di UIN Walisongo, khususnya terkait inovasi layanan dan pengelolaan informasi.

“Sebelumnya kami sudah ke UIN Salatiga untuk belajar tentang Zona Integritas WBK dan WBBM. Di UIN Walisongo kami ingin belajar lagi, terutama jika ada perspektif baru, khususnya dalam pengelolaan website sebagai bagian dari keterbukaan informasi dan peningkatan layanan,” tambahnya.

Kegiatan studi tiru ini diharapkan memperkuat jejaring kerja sama antar-PTKIN serta mendorong percepatan peningkatan kualitas tata kelola, pengawasan internal, dan layanan publik.

Di akhir pemaparanya, Win Hartan menyampaikan apresiasi dan menutupnya dengan pantun.

“Jalan-jalan ke Kota Lama, naik sepeda hatinya ria. Salam hangat dari UIN Jusila untuk UIN Semarang yang semakin jaya,” pungkas Win Hartan.