UIN Walisongo Online, Semarang – UIN Walisongo mencatatkan prestasi sebagai satu-satunya PTKIN peraih Collaborative Award 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Capaian ini merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi nyata institusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program kerja sama strategis.
Selain UIN Walisongo, terdapat lima perguruan tinggi lain yang turut menerima penghargaan serupa, yakni Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang, Universitas Muria Kudus (UMK), Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang, dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K. kepada Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. Nizar, M.Ag., dalam acara yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (20/2/2026). UIN Walisongo terpilih sebagai salah satu mitra terbaik yang dinilai memiliki kontribusi luar biasa bagi masyarakat Jawa Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan akademisi untuk membangun Jawa Tengah. Ia mengibaratkan kerja sama ini sebagai sebuah “Super Team” yang solid.

“Kita sebagai pejabat publik, khususnya saya Gubernur Jawa Tengah, bukanlah seorang Superman, tetapi harus menggunakan Super Team dalam rangka memberikan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Ahmad Luthfi di hadapan para pimpinan daerah dan rektor.
Lutfi juga memberikan apresiasi khusus terhadap keterlibatan mahasiswa melalui program-program inovatif yang dijalankan perguruan tinggi, seperti KKN Tematik yang menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.
“Gunanya adalah dalam rangka take and give, termasuk di dalamnya adalah melibatkan kampus dan akademisi untuk pembangunan di Jawa Tengah. Di sana ada namanya KKN Tematik, di sana ada namanya binaan para mahasiswa sesuai dengan fakultas di mana dia berada,” tambah Lutfi.
Rektor UIN Walisongo, Prof. Nizar, menyatakan rasa syukur atas penghargaan ini. Baginya, capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam menjalankan amanah pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan visi pembangunan Provinsi Jawa Tengah.
Acara Collaborative Award 2026 ini juga menjadi momen refleksi satu tahun kepemimpinan di Jawa Tengah. Selain penyerahan penghargaan, agenda juga diisi dengan penandatanganan nota kesepakatan dan perjanjian kerja sama dengan berbagai mitra strategis, yang ditutup dengan kegiatan buka bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi keberlanjutan.
Gubernur berharap melalui acara ini dapat memicu semangat kolaborasi yang lebih luas dan membawa manfaat bagi masyarakat Provinsi Jawa Tengah.
“Semoga refleksi yang satu tahun ini memberikan semangat kolaboratif bagi seluruh komponen masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Luthfi.



