UIN Walisongo Online, Kabupaten Semarang – Kondisi jalan yang minim penerangan menjadi perhatian mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 55. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN berinisiatif memasang lakban reflektor pada pembatas jalan di Dusun Pengkol, Desa Ngrapah, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Senin (24/8/2026).
Pemasangan lakban reflektor dilakukan sebagai upaya membantu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari. Jalan di wilayah tersebut belum memiliki penerangan yang memadai sehingga batas jalan dan tikungan sulit terlihat ketika kondisi gelap. Situasi tersebut berisiko bagi pengendara yang melintas karena beberapa warga diketahui pernah keluar jalur hingga masuk ke area persawahan.
Berangkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa KKN Posko 55 memasang lakban reflektor pada pembatas jalan. Material reflektif tersebut diharapkan dapat memantulkan cahaya lampu kendaraan sehingga keberadaan pembatas jalan dapat lebih mudah terlihat oleh pengendara pada malam hari.
Beni selaku Kepala Dusun Pengkol menyampaikan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung sejak lama. Minimnya penerangan membuat pengendara kesulitan melihat batas jalan ketika melintas pada malam hari.
“Dari dulu banyak sekali orang yang sering keluar jalur hingga masuk ke sawah, ya karena jalannya yang nggak kelihatan kalau malam hari. Di sini sama sekali tidak ada penerangan soalnya. Saya sangat berterima kasih sekali karena mahasiswa KKN punya inisiatif untuk membuat pembatas jalan ini,” ungkap Beni Selaku Kepala Dusun Pengkol.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Salah seorang warga Dusun Pengkol yaitu mas aziz mengaku senang dengan adanya pemasangan lakban reflektor karena diharapkan dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan di lokasi tersebut.
“Wah, saya merasa sangat senang sekali karena akhirnya bisa meminimalisir kecelakaan di sini,” ujar aziz selaku warga setempat.
Bagi mahasiswa KKN Posko 55, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian yang berangkat dari permasalahan nyata di tengah masyarakat. Mereka berharap program tersebut dapat memberikan manfaat secara langsung, terutama bagi warga yang menggunakan jalan tersebut pada malam hari.
“Kami sangat senang sekali karena salah satu program kerja kami dapat memberikan dampak kepada masyarakat,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Pemasangan lakban reflektor ini menjadi langkah sederhana yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi keselamatan masyarakat. Dengan pembatas jalan yang lebih mudah terlihat, pengguna jalan di Dusun Pengkol diharapkan dapat lebih berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari.


