Ubah Sampah Jadi Rupiah: KKN MMK Posko 3 Kunjungi UMKM Bunga Plastik Bekas di Kampung Wonosari

UIN Walisongo Online, Wonosobo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Mandiri Karya (KKN MMK) UIN Walisongo Semarang Posko 3 Kelurahan Kejajar melaksanakan kunjungan ke salah satu UMKM kerajinan bunga dari plastik bekas yang berlokasi di Kampung Wonosari RT 1, Kelurahan Kejajar, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, pada Kamis (19/2/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat serta pengelolaan sampah berbasis ekonomi kreatif.

UMKM tersebut merupakan inisiatif sekelompok ibu-ibu RT 1 yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah plastik. Berawal dari keresahan terhadap banyaknya sampah plastik yang tidak bernilai, kelompok ibu-ibu ini berinovasi dengan menyulap limbah plastik menjadi kerajinan bunga hias yang menarik dan memiliki nilai jual.

Dalam proses produksinya, Rahmawati dan Risa Umami berperan sebagai perangkai utama bunga, sementara ibu-ibu lainnya turut membantu dalam proses pengguntingan bahan, merapikan potongan plastik, serta menyiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan. Kerja sama tersebut menunjukkan semangat gotong royong dan kekompakan dalam mengembangkan usaha berbasis lingkungan.

Rahmawati menyampaikan bahwa kegiatan ini berawal dari keprihatinan terhadap banyaknya sampah plastik di lingkungan sekitar. “Awalnya kami melihat sampah plastik hanya dibuang begitu saja dan tidak memiliki nilai. Dari situ kami mencoba berinovasi mengolahnya menjadi bunga hias yang cantik dan ternyata memiliki nilai jual,” ujarnya.

Senada dengan itu, Risa Umami menambahkan bahwa proses pembuatan dilakukan secara bersama-sama. “Kami saling membantu, ada yang menggunting, merapikan, dan menyiapkan bahan. Harapannya, kerajinan ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat, baik untuk lingkungan maupun untuk menambah penghasilan,” ujarnya.

Melalui kunjungan ini, mahasiswa KKN MMK Posko 3 melakukan observasi serta diskusi terkait proses produksi, pemasaran, dan pengembangan usaha. Ditemukan bahwa produk kerajinan bunga dari plastik bekas ini belum memiliki identitas merek atau logo sebagai penunjang pemasaran.

Sebagai bentuk kontribusi, mahasiswa KKN MMK Posko 3 memberikan solusi berupa pembuatan logo produk guna meningkatkan identitas dan daya tarik UMKM tersebut. Diharapkan dengan adanya logo, produk kerajinan bunga ini dapat memiliki ciri khas tersendiri, lebih mudah dikenali konsumen, serta meningkatkan nilai jual di pasaran.

Kelompok ibu-ibu RT 1 Kampung Wonosari menyambut baik kunjungan dan dukungan yang diberikan oleh mahasiswa KKN MMK Posko 3. Mereka berharap usaha kerajinan bunga dari plastik bekas ini dapat terus berkembang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat.

Melalui kegiatan kunjungan UMKM ini, mahasiswa KKN MMK UIN Walisongo Semarang berharap dapat mendorong semangat pengelolaan sampah yang kreatif dan produktif, sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan di Kelurahan Kejajar.