UIN Walisongo Bekali Kontingen Porsi Jawara, Siap Berprestasi di Tingkat Jawa-Madura

UIN Walisongo Online, Semarang – UIN Walisongo Semarang memberikan pembekalan kepada kontingen yang akan berlaga dalam ajang Pekan Olah Raga, Seni, dan Ilmiah PTKIN Se-Jawa Madura  yang diselenggarakan di UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan pada 9–13 September 2026. Kegiatan pembekalan berlangsung pada Senin (7/9/2026) di Ruang Teater Gedung Rektorat Lantai 4 UIN Walisongo Semarang.

Pembekalan tersebut menjadi momentum untuk memantapkan kesiapan para atlet dan pendamping, baik dari sisi mental, fisik, kesehatan, maupun semangat bertanding. Kontingen UIN Walisongo diharapkan mampu memberikan performa terbaik sekaligus membawa nama baik universitas dalam ajang kompetisi antarguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) se-Jawa dan Madura.

Wakil Rektor III UIN Walisongo Semarang, Dr. Umul Baroroh, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada seluruh atlet serta pendamping yang akan membawa nama UIN Walisongo dalam kompetisi tersebut.

“Tahun ini kita kembali mengikuti Porsi Jawara di UIN Gus Dur Pekalongan pada 9–13 September 2026. Mudah-mudahan kita dapat mengikuti seluruh proses, mulai dari keberangkatan, perjalanan, mengikuti kompetisi, hingga kepulangan dengan memperoleh kemenangan dan keberkahan dari Allah SWT,” tuturnya.

Ia berpesan kepada seluruh kontingen untuk mempersiapkan diri secara optimal. Menurutnya, kesiapan mental, kesehatan, serta kondisi fisik dan jiwa menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi.

“Siapkan mental, siapkan diri, jaga kesehatan, dan pastikan jiwa serta badan sehat dan siap bertanding,” pesan Dr. Umul.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa capaian UIN Walisongo pada Porsi Jawara tahun 2023 yang berhasil menempati peringkat ketiga harus menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik pada tahun ini.

“Peringkat ketiga yang kita peroleh pada 2023 menjadi pijakan dan motivasi bagi kita untuk bisa naik peringkat. Kita harus mampu berdiri sejajar dengan PTKIN se-Jawa dan Madura,” ujarnya.

Dukungan UIN Walisongo terhadap pengembangan prestasi atlet juga terus diberikan. Menurut Dr. Umul, perjuangan para atlet dalam Porsi Jawara tidak berhenti pada kompetisi tersebut. Setelah Porsi Jawara, terdapat agenda Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) tingkat nasional yang rencananya akan digelar pada November 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

“UIN Walisongo sangat mendukung dan terus mendorong para atlet untuk berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi UIN Walisongo. Harapan kami, setelah Porsi Jawara ini, kita dapat berlenggang ke tingkat OASE nasional,” ungkapnya.


Ia berharap seluruh kontingen mampu mengharumkan nama besar UIN Walisongo melalui prestasi yang diraih dengan kerja keras, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.

“Berjuanglah dengan segenap jiwa dan raga. Insyaallah, dengan ikhtiar dan doa, kita akan mencapai kemenangan,” pungkasnya.

Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan sesi motivasi yang disampaikan oleh A Gunawan, S.Ag.,MH. selaku Penanggung Jawab Bidang Informasi Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam kesempatan tersebut, Gunawan menekankan pentingnya semangat dan mental juara dalam menghadapi setiap pertandingan.

Menurutnya, kemampuan teknis harus diiringi dengan keyakinan dan semangat yang kuat. Para atlet diminta untuk tidak mudah menyerah, tetap fokus, serta memberikan kemampuan terbaik dalam setiap pertandingan.

“Untuk menjadi pemenang, kuncinya adalah semangat,” tegas Gunawan.

Melalui pembekalan ini, kontingen UIN Walisongo diharapkan semakin siap menghadapi Porsi Jawara 2026. Dengan dukungan pimpinan, pendamping, dan seluruh sivitas akademika, para atlet diharapkan mampu tampil optimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa pulang prestasi terbaik bagi UIN Walisongo Semarang.