UIN Walisongo Online, Semarang – UIN Walisongo Semarang memberikan layanan Orientasi Pengenalan Studi Lanjut Perguruan Tinggi kepada siswa SMA Negeri 1 Ajibarang pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Aula 2 Gedung Tengku Ismail Ya’kub.
Kegiatan ini diikuti oleh 293 siswa yang didampingi 20 guru dan tenaga kependidikan, sebagai bagian dari upaya pendampingan siswa dalam mempersiapkan studi lanjut ke perguruan tinggi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Sayyidatul Fadlilah, M.Pd. selaku Kepala Unit Admisi UIN Walisongo Semarang, yang menyampaikan profil dan keunggulan UIN Walisongo sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang terus berkembang dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“UIN Walisongo yang memiliki 8 Fakultas dan Pascasarjana (lebih dari 54 Program Studi/Prodi) memberikan ruang pilihan yang luas bagi calon mahasiswa, baik pada bidang keagamaan maupun ilmu umum seperti sains, sosial, hingga kedokteran.
Hal ini menjadi komitmen kami dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang integratif dan inklusif,” ujar Sayyidah.Sesi pemaparan materi disampaikan oleh Widi Cahya Adi, M.Pd., selaku narasumber utama Unit Admisi UIN Walisongo dan dibantu mahasiswa Walisongo Campus Ambassador (WCA).
Dalam paparannya, Widi menjelaskan secara komprehensif berbagai jalur penerimaan calon mahasiswa baru di UIN Walisongo Semarang, meliputi SNBP, UTBK-SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, serta Jalur Mandiri yang terdiri atas: 1) Mandiri Nilai Rapor, 2) Mandiri Kejuaraan, 3) Mandiri Keagamaan, 4) Mandiri Organisasi/Kerjasama, serta 5) Ujian Mandiri.
Informasi lengkap mengenai jalur penerimaan tersebut dapat diakses melalui laman resmi pmb.walisongo.ac.id.
Widi juga menyampaikan bahwa selama proses PMB berlangsung, calon mahasiswa dapat melihat tingkat keketatan masing-masing prodi pada laman tersebut sebagai bahan pertimbangan untuk memantapkan pilihan.Pada sesi diskusi, Ketua Komite Sekolah SMAN 1 Ajibarang, Wanto Tirta, S.Pd., menanyakan mekanisme beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa sarjana (S1) maupun pascasarjana.
Sementara itu, Wakil Ketua Komite Sekolah, Drs. Kusno, menyampaikan apresiasi terhadap konsep Green Campus UIN Walisongo yang dinilai sejalan dengan komitmen SMAN 1 Ajibarang dalam pengembangan lingkungan dan pendidikan, yang dibuktikan dengan prestasinya sebagai SMAN yang lolos dalam The 4th ASEAN Eco School 2023, meraih predikat ASEAN Eco School, serta mendapatkan penghargaan Green School Award dari Universitas Negeri Semarang.
Karenanya, menurut Kusno, sudah pas jika alumni SMAN 1 Ajibarang menjadikan UIN Walisongo sebagai pilihan untuk lanjut studi karena memiliki kesamaan visi misi dalam program lingkungan dan Pendidikan.
UIN Walisongo juga diharapkan jangan ragu-ragu menerima lulusan SMAN 1 Ajibarang sebagai mahasiswa. Ia pun menghitung peminat Fakultas kedokteran dari siswa SMAN 1 Ajibarang sejumlah 30 orang.
Abdul Kodir Effendi, alumni UIN Walisongo sekaligus Guru PAI SMAN 1 Ajibarang menyampaikan bahwa UIN Walisongo mengalami perkembangan yang sangat pesat, baik dari sisi akademik, fasilitas, maupun daya saing lulusan.

Kepala SMAN 1 Ajibarang, Syamsul Ma’arif, S.Pd., M.Pd. mengakui bahwa kegiatan orientasi Pengenalan Studi Lanjut Perguruan Tinggi di UIN Walisongo ini sangat bermakna.
“Di UIN Walisongo tersedia banyak pilihan program studi, mulai dari keagamaan, sains, hingga kedokteran, dengan biaya pendidikan yang ramah. Informasi yang kami peroleh hari ini sangat membantu siswa dalam merencanakan masa depan akademiknya,” ungkapnya.
Usai kegiatan sosialisasi, Kepala SMAN 1 Ajibarang bersama Lusi, guru Fisika, melakukan kunjungan singkat ke Planetarium UIN Walisongo. Lusi menyampaikan bahwa materi di Show Planetarium yang disaksikannya sangat relevan dan menunjang pembelajaran Astronomi dan Fisika, serta dapat berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran luar angkasa yang sangat ideal.
Bahkan, Lusi berencana mengajak semua guru MGMP Fisika Kabupaten Banyumas untuk berkunjung ke Planetarium UIN Walisongo sebagai sarana pembelajaran kontekstual yang mendalam.
Syamsul yang juga merupakan sahabat sejak kecil Prof. Dr. Mukhsin Jamil, M.Ag., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo, mengaku sangat takjub dengan Planetarium terbesar se-Asia Tenggara milik UIN Walisongo tersebut.
Beliau merekomendasikan Planetarium tersebut sangat layak dikunjungi para siswa SMA sebagai laboratorium pembelajaran Astronomi, Fisika, ilmu-ilmu kealaman, bahkan ilmu-ilmu lainnya untuk meningkatkan ilmu pengetahuan serta keimanan dan ketakwaan kepada sang pencipta.
Melalui kegiatan ini, UIN Walisongo Semarang menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan informasi, pendampingan, dan akses pendidikan tinggi yang berkualitas bagi generasi muda Indonesia.


