UIN Walisongo Evaluasi Kinerja 2025, Dorong Pengelolaan Keuangan yang Lebih Efektif dan Akuntabel

UIN Walisongo Online, Semarang — Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melaksanakan Evaluasi Kinerja Organisasi Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola keuangan yang efektif, efisien, dan akuntabel. Evaluasi tersebut digelar dalam rangkaian kegiatan Penyerahan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) Tahun 2026, Kamis (8/1/2026).

Evaluasi kinerja tahun 2025 mencakup capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) pada aspek pengelolaan keuangan, realisasi pelaksanaan anggaran, pengelolaan aset, serta kondisi surplus dan saldo kas institusi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa UIN Walisongo mampu menjaga stabilitas kinerja keuangan di tengah tantangan kebijakan efisiensi anggaran nasional.

Dalam evaluasi tersebut, pimpinan universitas juga menyoroti serapan anggaran tahun 2025 yang dinilai cukup baik, sekaligus menjadi bahan refleksi untuk meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran pada tahun berikutnya. Sejumlah catatan penting disampaikan, khususnya terkait masih adanya revisi anggaran yang terjadi akibat perencanaan kegiatan yang belum sepenuhnya komprehensif.

Evaluasi juga mengungkap perlunya penguatan koordinasi antara pelaksana kegiatan dan petugas penyusun perencanaan anggaran di tingkat fakultas dan unit kerja. Ketepatan penyusunan RKAKL, kesesuaian penggunaan akun belanja, serta ketertiban penyelesaian SPJ menjadi perhatian utama dalam perbaikan tata kelola keuangan ke depan.

Rektor UIN Walisongo menegaskan bahwa evaluasi kinerja bukan sekadar menilai capaian, tetapi menjadi instrumen pembelajaran organisasi untuk menumbuhkan budaya kinerja yang lebih baik.

“Evaluasi harus menjadi energi untuk berbenah. Dari sini kita memperbaiki perencanaan, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan kualitas tata kelola institusi,” tegasnya.

Melalui evaluasi kinerja tahun 2025 ini, UIN Walisongo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme pengelolaan keuangan dan aset, sekaligus memastikan setiap program dan kegiatan berjalan selaras dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.