UIN Walisongo Online, Wonosobo— Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang secara resmi melaksanakan Pelepasan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Misi Khusus (MMK) Tahun 2026 yang bertempat di Aula Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, pada Selasa (13/01/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Literasi Digital, dan Kesehatan Masyarakat Berbasis Inovasi Desa” sebagai bentuk komitmen UIN Walisongo dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat berbasis kebutuhan dan potensi lokal desa.
Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (AAKK), Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M, serta jajaran pemerintah Kecamatan Kejajar, meliputi Camat Kejajar, Sekretaris Camat Kejajar, Kepala Desa Sigedang, Tambi, dan Serang, Lurah Kejajar , serta perangkat kecamatan dan desa/kelurahan se-Kecamatan Kejajar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) Tahun 2026 yang disampaikan oleh Kepala Biro AAKK, Dr. M. Fatah, M.Ed. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa KKN MMK 2026 dirancang untuk menjawab tantangan pembangunan desa secara komprehensif.
“KKN Mandiri Misi Khusus ini merupakan upaya UIN Walisongo untuk menghadirkan mahasiswa sebagai mitra strategis masyarakat desa dalam penguatan ekonomi kreatif, peningkatan literasi digital, serta promosi kesehatan masyarakat berbasis inovasi desa,” ujar Dr. M. Fatah.
Selanjutnya, sambutan dan pengarahan disampaikan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. M. Mukhsin Djamil, M.Ag. Dalam arahannya, beliau menegaskan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sosial.
“Mahasiswa KKN tidak hanya hadir untuk melaksanakan program, tetapi juga menjadi duta intelektual kampus yang harus mampu beradaptasi, berkolaborasi, dan memberikan solusi nyata bagi masyarakat,” tegas Prof. Mukhsin Djamil.
Ia juga berharap agar kegiatan KKN MMK dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus penerimaan peserta KKN oleh Camat Kejajar yang diwakili oleh Sekretaris Camat Kejajar, Bapak Putut Lambang Prihatmoko, S.H., M.M. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIN Walisongo kepada Kecamatan Kejajar sebagai lokasi pengabdian.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Mandiri Misi Khusus UIN Walisongo dan berharap program-program yang dijalankan dapat memberikan dampak positif serta berkelanjutan bagi masyarakat Kejajar,” ungkapnya.

Sebagai simbol dimulainya pelaksanaan KKN, dilakukan penyerahan tanda pengenal KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) Tahun 2026 kepada perwakilan mahasiswa, yakni Nibras Cahya Dirgantara dan Natasya Putri Chairunisa, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan angkatan 2022.
Pelaksanaan KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) Tahun 2026 akan berlangsung selama 45 hari, sejak tanggal 13 Januari hingga 26 Februari 2026 di empat wilayah Desa/Kelurahan di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Diharapkan, melalui kegiatan ini, mahasiswa mampu berkontribusi aktif dalam penguatan kapasitas masyarakat serta mendorong terwujudnya desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.



