UIN Walisongo Online, Semarang – Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang secara resmi menyelenggarakan Pembukaan dan Sesi Wawancara Taiwan Intensive Program pada Selasa (19/05/2026) di kampus UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan, industri, dan pengembangan sumber daya manusia global antara Indonesia dan Taiwan.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara UIN Walisongo Semarang dengan Minghsin University of Science and Technology bersama sejumlah perusahaan terkemuka asal Taiwan, yaitu Chien Kuo Construction Co., Ltd., Lijou Engineering Consultants Co., Ltd., BES Engineering Corporation, dan Xu-Yuan Construction Co., Ltd..
Acara pembukaan dihadiri oleh pimpinan universitas, para wakil rektor, dekan, dosen, jajaran Kantor Urusan Internasional, delegasi industri dari Taiwan, serta mahasiswa peserta seleksi program. Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional, pelatihan industri, magang profesional, serta pengembangan karier global di Taiwan.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Walisongo Semarang menyampaikan bahwa kerja sama ini bukan sekadar kemitraan akademik biasa, melainkan jembatan strategis yang menghubungkan pendidikan tinggi, industri, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia global. Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga individu yang adaptif, inovatif, memiliki koneksi global, dan siap bersaing di tingkat internasional.
Rektor juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Minghsin University of Science and Technology beserta seluruh mitra industri Taiwan atas komitmen mereka dalam mendukung program internasionalisasi pendidikan dan mobilitas mahasiswa. Kerja sama ini dinilai sejalan dengan komitmen UIN Walisongo Semarang dalam memperluas jejaring global dan meningkatkan kualitas pendidikan internasional.
Dalam sesi wawancara, para mahasiswa mengikuti proses seleksi yang mencakup penilaian kesiapan akademik, kemampuan komunikasi, motivasi, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan akademik dan industri internasional. Para peserta juga didorong untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sebagai representasi UIN Walisongo Semarang dan Indonesia di tingkat global.
Melalui program ini, mahasiswa yang terpilih diharapkan dapat memperoleh pengalaman internasional, pemahaman lintas budaya, pengalaman kerja industri, serta kompetensi profesional yang lebih kuat untuk mendukung karier mereka di masa depan. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas dalam bentuk pertukaran akademik, kolaborasi riset, program magang, dan pengembangan kemitraan strategis lainnya antara UIN Walisongo Semarang dan institusi di Taiwan.
Pada akhir acara, Rektor UIN Walisongo Semarang secara resmi membuka sesi wawancara Taiwan Intensive Program dan berharap kerja sama internasional ini dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang luas bagi seluruh institusi dan peserta yang terlibat.
Seleksi wawancara ini juga diikuti oleh mahasiswa Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Politeknik Negeri Semarang dan UNISNU Jepara.


