UIN Walisongo Online, Semarang 11/05/2026— Minat mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di UIN Walisongo Semarang mengalami peningkatan signifikan pada tahun akademik 2026. Tercatat sebanyak 813 calon mahasiswa internasional telah mendaftarkan diri di berbagai program studi yang ditawarkan kampus tersebut.
Lonjakan jumlah pendaftar ini menunjukkan semakin meningkatnya kepercayaan masyarakat global terhadap kualitas pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Dominasi pilihan program studi terlihat pada bidang Teknologi Informasi, S1 Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter yang menjadi program paling diminati oleh mahasiswa asing.
Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah mahasiswa internasional merupakan indikator positif atas reputasi akademik kampus yang terus berkembang di tingkat global.
“Peningkatan jumlah pendaftar internasional ini menunjukkan bahwa UIN Walisongo semakin dipercaya sebagai destinasi pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan kompetitif secara internasional, terutama pada bidang sains, teknologi, dan kesehatan,” ujarnya.
Para pendaftar internasional tersebut berasal dari berbagai negara di kawasan Asia, Afrika, dan Timur Tengah, antara lain Nigeria, Pakistan, Yaman, Sudan, Afghanistan, Thailand, Bangladesh, Madagaskar, India, Gambia, Uzbekistan, Mesir, Komoro, Malawi, Ghana, Aljazair, dan Mali.
Khusus pada program studi Teknologi Informasi, meningkatnya minat mahasiswa asing dinilai sejalan dengan kebutuhan global terhadap sumber daya manusia di bidang digital dan kecerdasan buatan. Sementara itu, program S1 Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter menjadi magnet baru karena pengembangan fasilitas laboratorium, rumah sakit pendidikan, dan penguatan kerja sama internasional yang dilakukan kampus.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Imam Yahya, M.Ag menambahkan bahwa keberagaman mahasiswa internasional akan memperkuat atmosfer akademik multikultural di lingkungan kampus.
“Keberadaan mahasiswa dari berbagai negara akan menciptakan ruang dialog peradaban, pertukaran budaya, serta kolaborasi akademik internasional yang lebih luas,” jelasnya.
Selain memperkuat internasionalisasi kampus, peningkatan jumlah pendaftar asing juga menjadi bagian dari visi UIN Walisongo Semarang untuk menjadi universitas riset yang bereputasi internasional berbasis kesatuan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai kemanusiaan.
Proses seleksi mahasiswa internasional saat ini masih berlangsung dan pihak universitas memastikan seluruh tahapan dilakukan secara profesional, transparan, dan berbasis standar akademik internasional.
Seleksi mahasiswa internasional di UIN Walisongo Semarang meliputi seleksi administrasi, tes kemampuan akademik, kemampuan bahasa, wawancara akademik dan motivasi studi, serta verifikasi dokumen internasional. Tahapan seleksi dilaksanakan oleh Pusat Layanan Internasional bersama dengan Fakultas dan Prodi terkait di UIN Walisongo.


