UIN Walisongo Online, Semarang – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Walisongo Semarang menggelar rapat dosen pada Senin, 02 Februari 2026, bertempat di Ruang Sidang Lantai 3 FTIK. Kegiatan ini menghadirkan Unit Admisi UIN Walisongo Semarang sebagai salah satu narasumber selain Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di hadapan kurang lebih 80 dosen dan tenaga kependidikan (tendik) yang hadir.
Dekan FTIK, Prof. Dr. Fatah Syukur, M.Ag., mengungkapkan bahwa sosialisasi PMB kepada dosen dan tendik menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini dikarenakan seluruh sivitas akademika perlu terlibat aktif dalam meningkatkan animo masyarakat terhadap UIN Walisongo Semarang, terlebih Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SN-PMB) 2026 telah dimulai.
Masa pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) oleh siswa berlangsung pada 03–18 Februari 2026, sementara pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) oleh siswa akan dimulai pada 11–28 Februari 2026. Berikutnya akan segera diikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (UM-PTKIN), serta jalur Mandiri.
Wakil Dekan I FTIK (Prof. Dr. Mahfud Junaedi, M.Ag.), Wakil Dekan II (Dr. Ahmad Maghfurin, M.Ag., M.A.), dan Wakil Dekan III (Prof. Dr. Muslih, M.A.) turut menegaskan bahwa mahasiswa merupakan komponen terpenting dalam keberlangsungan dan pengembangan perguruan tinggi.
FTIK memiliki dua dosen yang menjadi pengelola Unit Admisi UIN Walisongo Semarang, yakni Sayyidatul Fadlilah, M.Pd. dan Dr. Muhammad Nafi Annury, M.Pd., keduanya dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Sebelum memaparkan materi, Sayyidatul membuka sesi dengan dialog interaktif. Ia menanyakan kepada para dosen dan tendik apakah pernah mendapatkan pertanyaan dari orang tua calon mahasiswa baru terkait UIN Walisongo, serta pertanyaan apa saja yang paling sering muncul. Mereka dengan antusias menyampaikan bahwa pertanyaan yang sering diajukan berkisar pada Uang Kuliah Tunggal (UKT), beasiswa, kewajiban Ma’had, program studi, dan fasilitas kampus.

Menanggapi hal tersebut, Sayyidatul menjelaskan bahwa pelaksanaan UKT UIN Walisongo Semarang mengacu pada Keputusan Menteri Agama RI No. 386 Tahun 2025 tentang UKT pada PTKIN Tahun Akademik 2025. Untuk program studi (Prodi) non-Fakultas Kedokteran, UKT terendah berada pada Kelompok 1 sebesar Rp400.000, sedangkan UKT tertinggi ( Kelompok 7) terdapat pada Prodi Pendidikan Biologi sebesar Rp7.797.000, mengingat status prodi tersebut Unggul dan banyaknya kegiatan praktikum. Sementara itu, UKT tertinggi Prodi Kedokteran mencapai Rp 46 juta. Baik program studi non-FK maupun FK tidak memberlakukan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) pada seluruh jalur masuk, baik SNBP, SNBT, SPAN-PTKIN, UM-PTKIN, maupun Jalur Mandiri.
Terkait beasiswa, disampaikan bahwa UIN Walisongo menyediakan beragam skema beasiswa, di antaranya Bidik Misi/KIP Kuliah, Tahfidzul Qur’an, Beasiswa Prestasi, Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), Djarum, Perbankan (BI, BTN, Bank Jateng, BSI), Baznas, Beasiswa Pemerintah Daerah (Pemkab/Pemkot), Beasiswa Pemprov Jawa Tengah, serta Beasiswa Santri Berprestasi. Beasiswa tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari beasiswa yang menanggung penuh UKT dan biaya hidup, beasiswa pembebasan UKT, hingga beasiswa bantuan tambahan bagi mahasiswa.
Sayyidatul juga menjelaskan kewajiban Ma’had Al-Jami’ah bagi mahasiswa baru yang dilaksanakan mengacu pada SK Rektor Nomor 429 Tahun 2024 tentang Kewajiban Mengikuti Program Pembinaan Intensif Keislaman bagi mahasiswa baru. Melalui program ini, mahasiswa akan dibekali penguatan keislaman, kepemimpinan, serta penguasaan bahasa asing (Arab dan Inggris) dalam kegiatan sehari-hari.
Selain itu, disampaikan pula bahwa UIN Walisongo memiliki 9 fakultas dan Pascasarjana dengan total 55 program studi aktif (https://pddikti.kemdiktisaintek.go.id/perguruan-tinggi), serta didukung berbagai fasilitas unggulan, seperti Smart and Modern Classroom, Green Campus Area, High Speed Wi-Fi, Planetarium, program internasional (KKN, KKL, Magang, MBKM, Student Exchange), perpustakaan terakreditasi A, laboratorium terpadu, American Corner, Ma’had Al-Jami’ah, hingga 18 UKM mahasiswa.
Di akhir sesi, Sayyidatul menegaskan bahwa seluruh informasi terkait PMB UIN Walisongo Semarang dapat diakses secara lengkap melalui laman https://pmb.walisongo.ac.id. Pada laman tersebut, tersedia informasi fakultas dan program studi, jalur masuk, UKT, kuota PMB, jadwal buka dan tutup seluruh jalur penerimaan, serta segala informasi yang diperlukan para camaba.


