WCC UIN Walisongo Bekali Mahasiswa dan Alumni Strategi Karier dan Bisnis Digital

UIN Walisongo Online, Semarang – Walisongo Career Center (WCC) UIN Walisongo Semarang membekali mahasiswa dan alumni dengan strategi pengembangan karier dan kewirausahaan digital melalui dua kegiatan berbagi pengalaman yang digelar di Teater ICT, Perpustakaan Kampus 3, Jumat (23/10/2026).

Dua kegiatan tersebut meliputi Career Talk & Sharing Session bertajuk “Know Yourself: Discover Your Strength, Design Your Career!” pada pagi hari serta Entrepreneurship & Digital Branding 2026 pada siang hari. Keduanya dirancang untuk membantu peserta mengenali potensi diri, mempersiapkan karier, dan memanfaatkan peluang usaha di era digital.

Dalam sesi Career Talk, WCC menghadirkan Pundani Eki Pratiwi, M.Psi., Psikolog, dosen Psikologi Universitas Negeri Semarang (UNNES), dengan moderator Nur Khotimah, M.Pd., dosen Pendidikan Islam Anak Usia Dini UIN Walisongo Semarang.

Pundani mengulas pengembangan karier sebagai proses sepanjang hayat, termasuk fase eksplorasi yang penting bagi mahasiswa untuk mengenali minat, bakat, nilai, dan kemampuan diri. Pemahaman tersebut menjadi landasan dalam menentukan arah karier yang sesuai dengan potensi masing-masing.

Kegiatan ini juga diselingi dengan diskusi dan konsultasi karier. Peserta memperoleh masukan mengenai penyusunan curriculum vitae (CV), terutama dalam menonjolkan kompetensi yang relevan dengan bidang pekerjaan yang dituju.

Mahasiswa juga didorong untuk tidak berhenti pada pengenalan minat, tetapi menerjemahkannya menjadi keterampilan, pengalaman, dan karya yang dapat mendukung perjalanan profesional. Persiapan CV, kemampuan komunikasi, penyusunan portofolio, dan kesiapan menghadapi wawancara menjadi bagian penting dalam membangun daya saing di dunia kerja.

Peserta diajak merefleksikan langkah yang dapat dilakukan sejak sekarang untuk mendekatkan diri pada tujuan profesional masing-masing. “Apa yang bisa saya lakukan hari ini untuk menjadi pribadi yang saya impikan?” menjadi salah satu pertanyaan reflektif yang mengarahkan peserta pada tindakan nyata, alih-alih hanya memikirkan masa depan.

Pada sesi berikutnya, WCC menghadirkan Uswatul Khoeriyah, A.Md., alumni D3 Perbankan Syariah UIN Walisongo angkatan 2013 sekaligus pendiri dan pemilik Eryz Scarf by Grosir Jilbab Kendal. Didampingi moderator Sokhikhatul Mawadah, M.E.I., Ketua Program Studi Ekonomi Islam, Uswatul berbagi pengalaman membangun usaha fesyen muslim dari sebuah tugas kuliah hingga berkembang menjadi bisnis yang memanfaatkan berbagai platform digital.

Uswatul menceritakan bahwa perjalanan usahanya bermula pada akhir 2015 melalui tugas mata kuliah Kewirausahaan. Saat itu, ia memulai usaha dengan modal yang sangat terbatas, yakni kuota internet dan sebuah ponsel Android.

Berawal dari langkah sederhana tersebut, usahanya berkembang melalui berbagai strategi, mulai dari membuka toko di lokapasar, memanfaatkan endorsement, memperluas pemasaran melalui media sosial, hingga membuka toko fisik. Pada 2021, pesanan melalui Shopee bahkan telah melampaui 100 pesanan per hari.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari materi “Sukses Bisnis Online di Era Gen Z”. Uswatul menjelaskan bahwa bisnis digital tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran di internet, tetapi membutuhkan strategi yang mencakup riset pasar, analisis kompetitor, penentuan target konsumen, pembuatan konten, pemilihan platform penjualan, serta pengelolaan layanan pelanggan.

“Mulailah dari yang kita bisa, ambil peluang yang ada, ciptakan pembeda, tak henti berinovasi dan mengembangkannya,” pesan Uswatul kepada peserta.

Ia juga menekankan pentingnya membangun nilai tambah agar produk memiliki daya saing. Menurutnya, ide usaha dapat ditiru, tetapi tindakan dan proses yang dijalani setiap pelaku usaha merupakan bagian penting dari perjalanan membangun bisnis.

Perjalanan Eryz Scarf turut menunjukkan bagaimana kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam keberlangsungan usaha. Selain mengembangkan pemasaran daring, Uswatul memperluas jangkauan bisnis melalui pembukaan toko fisik dan layanan lainnya. Pada 2023, ia meraih Juara 1 Kompetisi Wirausaha Muda Pemula Prakualifikasi Teknopreneur Kabupaten Kendal.

Kedua kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya WCC UIN Walisongo Semarang mempersiapkan mahasiswa dan alumni menghadapi dunia profesional. Melalui pengenalan potensi diri, perencanaan karier, dan strategi bisnis digital, peserta didorong untuk mengembangkan kompetensi serta memanfaatkan peluang yang tersedia.

Pengalaman praktisi dan alumni yang dibagikan dalam kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk merancang masa depan secara lebih terarah. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya siap bersaing di dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.