UIN Walisongo Online, Semarang – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali menorehkan catatan bersejarah dalam upacara pengukuhan kelulusan akademik mulia. Melalui Sidang Senat Terbuka yang digelar pada Sabtu (23/5/2026), kampus hijau ini secara resmi mewisuda 642 orang lulusan baru. Momentum sakral ini menandai pengukuhan penting bagi Doktor ke-42, Magister ke-67, dan Sarjana ke-100 di lingkungan almamater Walisongo.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. M. Imam Yahya, M.Ag., dalam laporan resminya menyampaikan rincian sebaran para wisudawan ke dalam delapan fakultas serta satu program pascasarjana. Dari total ratusan wisudawan tersebut, universitas secara khusus memberikan apresiasi tinggi berupa karpet merah penghargaan kepada para lulusan yang berhasil meraih predikat IPK tertinggi serta karya tugas akhir (skripsi, tesis, dan disertasi) terbaik di tingkat universitas maupun fakultas.
Puncak Prestasi: Wisudawan Terbaik Tingkat Universitas
Keberhasilan akademik tertinggi pada wisuda periode Mei 2026 ini berhasil diamankan oleh para ilmuwan muda yang menunjukkan konsistensi luar biasa sepanjang masa studinya. Pada jenjang strata satu (S1), penghargaan wisudawan terbaik tingkat universitas berhasil diraih oleh Ulin Nuha dari Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) dengan raihan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mengagumkan sebesar 3,92.
Sementara itu, pada jenjang Pascasarjana, posisi puncak wisudawan terbaik tingkat universitas untuk program Magister (S2) diraih oleh Geubrina Rizky Ananda Sy dengan IPK 3,93. Prestasi luar biasa ini disempurnakan oleh keberhasilan Arisy Abror Dzukroni yang dinobatkan sebagai wisudawan terbaik tingkat universitas untuk jenjang Doktor (S3) dengan capaian IPK sempurna yaitu 3,96.
Inovasi Akademik: Ragam Tugas Akhir Terbaik Universitas
Tidak hanya unggul dalam perolehan angka indeks prestasi, wisuda kali ini juga memamerkan kedalaman riset dan kontribusi nyata para wisudawan melalui karya tugas akhir mereka. Di tingkat universitas, penghargaan Disertasi Terbaik jatuh kepada Dr. Arisy Abror Dzukroni dengan karya ilmiah mendalam yang mengulas dinamika sertifikasi bertajuk Nothing Is Halal Until Certified: Transformasi Epistemologi Halal di Indonesia (1988-2025).
Pada kategori Tesis Terbaik tingkat universitas, Geubrina Rizky Ananda Sy dari Fakultas Syariah dan Hukum berhasil memukau dewan penguji lewat riset astronomi Islam kontemporer yang merumuskan Formulasi Algoritma Rashdul Kiblat Global Bintang Dengan Titik Antipode Ka’bah.

Deretan Skripsi Terbaik dari Berbagai Fakultas
Standar mutu riset yang tinggi juga tersebar merata di tingkat sarjana pada masing-masing fakultas. Berikut adalah daftar wisudawan peraih penghargaan Skripsi Terbaik Tingkat Fakultas.
Fakultas Syariah dan Hukum: Ulin Nuha dengan judul skripsi Kedudukan Anak Luar Kawin Terhadap Wali Nikah Ditinjau Dari Maslahah Mursalah.
Fakultas Ushuluddin dan Humaniora: Ahmad Wildan dengan judul skripsi Konsep Sabar Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Al-Misbah dan Relevansinya dengan Kesehatan Mental.
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan: Siti Nur Halizah dengan judul skripsi Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Pada Mata Pelajaran Fiqih Kelas V MI.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam: Muhammad Yusuf dengan judul skripsi Analisis Strategi Pemasaran Produk Pembiayaan Syariah Dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah UMKM.
Fakultas Sains dan Teknologi: Sefi Arifka Setyaningrum dengan judul skripsi berbasis laboratorium lingkungan hidup, Karakterisasi Isolat Jamur dari Laut Flores dan Kemampuannya Dalam Mendegradasi Mikroplastik Polietilena.
Fakultas Psikologi dan Kesehatan: Aprilia Dita Kusuma Ayuningtias dengan judul skripsi inovasi kesehatan masyarakat, Pengaruh Program Celengan Tablet Tambah Darah (TTD) Terhadap Kepatuhan, Motivasi, Dan Kadar Hemoglobin Siswi Anemia di SMPN 31 Semarang.
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: Roro Ajeng dengan judul skripsi Konstruksi Sosial Masyarakat Terhadap Keberadaan Kampung Tematik di Kota Semarang.
Fakultas Dakwah dan Komunikasi: Shinta Ayu dengan judul skripsi Strategi Komunikasi Dakwah Melalui Media Sosial TikTok Pada Akun @kh_ihsan_muzadi.
Prof. Imam Yahya menyampaikan bahwa seluruh karya terbaik ini merupakan bukti konkret bahwa lulusan UIN Walisongo Semarang tidak hanya siap secara teori, namun juga mampu melahirkan metodologi pemecahan masalah (problem solving) yang aplikatif bagi kemaslahatan masyarakat dan perkembangan dunia sains.



