Kepala BKN Puji Kepemimpinan Menag RI Prof. Nasaruddin Umar, Sosok Role Model dan Teladan ASN Berintegritas

UIN Walisongo Online, Semarang – Dalam agenda Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi 2024 di lingkungan Kementerian Agama RI yang dilaksanakan secara serentak nasional pada Kamis (21/5/2026), Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H, memberikan apresiasi tinggi terhadap kepemimpinan Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A yang dinilai berhasil menghadirkan keteladanan moral, integritas, dan budaya birokrasi humanis di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam sambutannya di hadapan ASN baru Kementerian Agama, Prof. Zudan menyebut Menteri Agama sebagai salah satu figur teladan birokrasi Indonesia yang mampu memadukan profesionalisme kerja dengan nilai spiritualitas, etika, dan kemanusiaan. Menurutnya, sosok Menag menjadi role model penting bagi ASN dalam membangun birokrasi yang bersih, amanah, dan dipercaya masyarakat.

“Beliau adalah figur aparatur birokrat yang luar biasa. Jika ingin melihat contoh pemimpin yang bekerja dengan totalitas dan menghasilkan capaian besar, lihatlah Bapak Menteri Agama,” ujar Prof. Zudan.

Ia menilai kepemimpinan Nasaruddin Umar mencerminkan figur ASN paripurna yang berhasil mencapai puncak dalam berbagai bidang, mulai dari akademik hingga birokrasi pemerintahan. Rekam jejak beliau sebagai doktor, guru besar, mantan Dirjen dan Sekjen, hingga kini menjabat Menteri Agama dinilai menjadi bukti bahwa integritas, kapasitas intelektual, dan dedikasi merupakan fondasi utama kepemimpinan yang kuat.

Menurut Kepala BKN, di tengah tantangan era digital dan tingginya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik, ASN membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya cerdas secara administratif, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian sosial, dan keteladanan moral.

Prof. Zudan menegaskan bahwa berbagai pesan Menteri Agama kepada ASN, seperti menjaga marwah institusi, bekerja secara amanah, serta menghormati perjuangan dan doa orang tua, menjadi penguatan moral yang sangat relevan dalam dunia birokrasi modern saat ini.

“ASN tidak hanya dituntut profesional dan kompeten, tetapi juga harus memiliki karakter, integritas, dan kepedulian sosial. Keteladanan seperti yang ditunjukkan Menteri Agama menjadi inspirasi penting bagi birokrasi Indonesia,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKN juga memberikan motivasi kepada puluhan ribu ASN baru di lingkungan Kementerian Agama agar mampu menjadi generasi birokrat yang adaptif, berintegritas, dan visioner. Bergabungnya ASN baru semakin memperkuat posisi Kementerian Agama sebagai salah satu institusi dengan jumlah pegawai terbesar di Indonesia, dengan total sekitar 355 ribu ASN di seluruh Indonesia.

Ia menekankan bahwa ASN Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar karena kehadiran mereka di tengah masyarakat sering kali menjadi rujukan dalam nilai-nilai spiritual, sosial, dan kebangsaan.

Pada momentum tersebut, Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memimpin langsung Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi 2024 yang dilaksanakan secara serentak nasional. Dalam kegiatan itu, sebanyak 53 CPNS dari UIN Walisongo Semarang resmi diambil sumpahnya dan memperoleh status penuh sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Pelantikan nasional yang dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, berlangsung secara virtual. Sementara di UIN Walisongo Semarang, prosesi pelantikan digelar khidmat di Aula 2 Kampus 3 dan diikuti oleh 39 dosen serta 14 tenaga kependidikan baru.