Dari Jerman Dan Malaysia Ke Semarang! Planetarium Uin Walisongo Kian Mendunia, Jadi Magnet Eduwisata Astronomi Internasional!

UIN Walisongo Online, Semarang — Gaung internasional Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani UIN Walisongo Semarang semakin terasa!

Kali ini, tamu internasional dari Jerman dan Malaysia berkunjung untuk mengenal lebih dekat salah satu fasilitas pendidikan astronomi unggulan yang menjadi kebanggaan UIN Walisongo Semarang.

Kunjungan internasional ini berlangsung bertepatan dengan penyelenggaraan The 2nd Walisongo International Conference of Sharia and Law (WICSHLAW) yang digelar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Walisongo Semarang, Rabu (14/10/2026).

Konferensi tersebut menghadirkan akademisi internasional, termasuk dari Berlin, Jerman, dan Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia.

Dari Forum Internasional Menuju Penjelajahan Alam Semesta!

Kehadiran tamu mancanegara menjadi momentum istimewa untuk memperkenalkan wajah pendidikan Islam yang tidak hanya unggul dalam kajian keagamaan, tetapi juga berkembang pesat dalam penguasaan astronomi, sains, dan teknologi modern.

Melalui fasilitas teater planetarium berteknologi canggih, pengunjung diajak menikmati pengalaman luar biasa menjelajahi planet, bintang, galaksi, dan berbagai keajaiban alam semesta.

Tak Perlu Menjadi Astronaut Untuk Menjelajahi Luar Angkasa!

Planetarium UIN Walisongo menghadirkan pengalaman pertunjukan astronomi yang imersif, edukatif, dan menghibur bagi pengunjung dari berbagai kalangan.

Ilmu Falak Dan Astronomi Uin Walisongo Menuju Panggung Dunia

Lebih dari sekadar destinasi wisata edukasi, Planetarium dan Observatorium K.H. Zubair Umar Al-Jailani juga menjadi ruang pengembangan keilmuan astronomi modern dan ilmu falak.

Di tempat ini, kajian astronomi terintegrasi dengan hisab rukyat, observasi hilal, kalender Islam, dan pengembangan penelitian benda-benda langit.

Kepala Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo, Dr. H. Muh. Arif Royyani, Lc., M.S.I., menyampaikan bahwa kunjungan internasional merupakan momentum strategis untuk memperkuat jejaring akademik dan memperkenalkan potensi Planetarium UIN Walisongo kepada dunia.

Menurutnya, pengembangan Planetarium dan Observatorium diarahkan tidak hanya sebagai pusat pertunjukan astronomi, tetapi juga sebagai pusat edukasi, penelitian, pengembangan instrumen, dan kolaborasi astronomi internasional.

Dari Semarang, Menjangkau Dunia!

Kunjungan dari Jerman dan Malaysia semakin memperkuat daya tarik Planetarium UIN Walisongo sebagai destinasi pendidikan astronomi yang berpotensi menjadi rujukan nasional maupun internasional.

Ke depan, Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo terus berupaya memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga riset, observatorium, dan komunitas astronomi di berbagai negara.

Ayo Jelajahi Keajaiban Alam Semesta!

Planetarium dan Observatorium UIN Walisongo Semarang terbuka bagi kunjungan sekolah, madrasah, perguruan tinggi, instansi, komunitas, keluarga, dan masyarakat umum.

Tak perlu pergi ke luar negeri untuk menikmati pengalaman astronomi yang mengagumkan. Datang saja ke Planetarium UIN Walisongo Semarang!