Rektor UIN Walisongo: Wisuda Bukan Akhir, Saatnya Berdampak bagi Masyarakat

UIN Walisongo Online, Semarang – UIN Walisongo Semarang mewisuda 793 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode November 2026, Sabtu (7/11/2026). Momentum ini tidak hanya menjadi perayaan keberhasilan akademik, tetapi juga awal perjalanan para lulusan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Musahadi, M.Ag., dalam sambutannya berpesan agar para wisudawan tidak berhenti belajar setelah meraih gelar akademik. Menurutnya, gelar sarjana, magister, maupun doktor harus diiringi tanggung jawab moral, sosial, dan spiritual.

“Jadi apa pun kita, yang paling mendasar adalah bagaimana kita menjadi sumber kemaslahatan dan sumber kebaikan bagi lingkungan di mana pun kita berada,” pesannya.

Rektor juga mengingatkan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perubahan zaman, khususnya perkembangan teknologi digital. Para lulusan diharapkan mampu terus mengembangkan kompetensi, menghadirkan inovasi, dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Selain itu, ia mengajak alumni untuk tetap menjaga silaturahmi dengan almamater, para dosen, serta tidak melupakan jasa orang tua dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka.

Pada wisuda kali ini, sebanyak 793 lulusan terdiri atas 8 doktor, 27 magister, dan 758 sarjana. Secara akademik, lulusan program sarjana meraih rata-rata IPK 3,66 dengan predikat umum cumlaude, sedangkan program magister dan doktor memperoleh rata-rata IPK 3,69 dengan predikat sangat memuaskan.

Rektor berharap para lulusan UIN Walisongo dapat menjadi pribadi yang adaptif, terus belajar, dan membawa manfaat di mana pun berada. Wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian untuk agama, bangsa, dan kemanusiaan