UIN Walisongo Kukuhkan 793 Wisudawan, Perkuat Kontribusi Keilmuan bagi Masyarakat

UIN Walisongo Online, Semarang — Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang kembali meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi berilmu dan berkontribusi bagi masyarakat. Melalui Wisuda Doktor ke-44, Magister ke-69, dan Sarjana ke-102 Periode November 2026, sebanyak 793 lulusan resmi dikukuhkan dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Semarang, Sabtu (7/11/2026).

Berdasarkan laporan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Imam Yahya, jumlah wisudawan terdiri atas 8 doktor, 27 magister, dan 758 sarjana. Dengan tambahan lulusan periode ini, UIN Walisongo telah menghasilkan 579 doktor, 2.763 magister, 60.599 sarjana, 1.375 ahli madya, dan 105 ahli muda sejak berdiri pada 1970.

Capaian akademik para lulusan menunjukkan hasil yang membanggakan. Program Doktor dan Magister mencatat rata-rata indeks prestasi (IP) 3,69 dengan predikat sangat memuaskan. Sementara itu, Program Sarjana meraih rata-rata IPK 3,66 dengan capaian akademik secara umum berpredikat cumlaude.

Sejumlah wisudawan juga mencatatkan prestasi akademik tertinggi di masing-masing fakultas dan pascasarjana. Pada jenjang sarjana, Nabila Okta Sofiana dari Fakultas Syariah dan Hukum serta Erlina Eka Wati dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan meraih IPK 3,92. Prestasi serupa juga diraih Teguh Waluyo dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi serta Aninda Ma’rufatus Tsaniyah dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan dengan IPK 3,92.

Tidak hanya capaian akademik, karya ilmiah para lulusan turut memperlihatkan keragaman kontribusi keilmuan. Berbagai penelitian mengangkat persoalan hukum, pendidikan, kesetaraan gender, konseling dan penanganan bencana, gerakan sosial, hingga pengembangan ilmu pengetahuan dan lingkungan.

Salah satu karya yang mendapat perhatian adalah penelitian Ahmad Nizar Zuhdi Al Hakimi dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan berjudul Pedagogical Pathways to Sustainability in ELT: A Systematic Literature Review and Bibliometric Mapping of Eco-ELT Research (2015–2025) yang memperoleh penghargaan skripsi terbaik tingkat universitas.

Melalui capaian tersebut, Wisuda ke-102 menjadi bagian dari perjalanan UIN Walisongo dalam memperkuat tradisi akademik sekaligus menghadirkan ilmu pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagaimana harapan yang disampaikan dalam laporan akademik Wakil Rektor, para lulusan diharapkan mampu mendarmabaktikan ilmu yang telah diperoleh untuk kepentingan agama, bangsa, dan negara. Dengan demikian, wisuda bukan menjadi akhir perjalanan pendidikan, melainkan awal pengabdian dan kontribusi nyata para lulusan di tengah masyarakat.